PERCERAIAN MEMANG MENYAKITKAN
Jujur, kalau dibilang tidak stress, bohong….Mungkin orang bisa melihat aku tersenyum, tertawa-tawa, tapi sebetulnya dalam hatiku adalah tangisan…. SAKIT yang luar biasa…. Oleh karena itu aku minta doa yang terbaik untuk anak-anak, aku dan juga suamiku.. Mudah2an penyakit2 dalam pernikahanku bisa segera hilang… Doakan ya.. Aku tetap bersemangat walaupun sebenarnya aku tidak mampu menghadapi cobaanku ini….
February 6th, 2008 at 02:22
sing sabar yo mbak yu,……
February 6th, 2008 at 02:25
yang sabar yaaa .. warga dunia maya banyak yang belain kok di Detik Forum
February 6th, 2008 at 02:30
dhani kie po katarak yo bojo ayu kok di sio2 aku wae gelem kok nunggu rondhone najan anak 3 kwkakakkakaka
February 6th, 2008 at 02:35
Sabar dan banyak berdoa..apalagi doa tengah malem banyak berhasilnya…
namanya juga rumah tangga ada naik dan turunnya, mungkin sekarang saatnya sedang menurun.Tetapi yakin lah bahwa manusia hanya sekali berjodoh didunia dan diakhirat.
February 6th, 2008 at 02:38
terima kasih atas doa kalian.. Mungkin sabar adalah jawaban yang paling benar… Aku yang sedang dicoba, menahan sakit… Tapi aku untuk menghilangkan stress ya memang harus banyak2 berdoa….
February 6th, 2008 at 02:54
Mbak,
Aku prihatin. Tapi aku ga bisa apa-apa. Wong aku ndili juga takut berkeluarga. Cuma pengalaman menunjukkan, makan coklat yg enak bisa mengurangi sejenak rasa sakit tsb.
Tapi jangan banyak2, nanti melar, hahahaha….
Pesan dari guru agama ku adalah: berpikirlah selalu positif. Anggaplah sikon yg kau alami ini merupakan pendidikan yg sangat muahal harganya (Lha wong sampe ngrasain sakit gitu…). Namun demikianlah suatu kehidupan. Ketika kita ditantang untuk beragama, maka kita diajak mengerti, bagaimana agama itu sesungguhnya.
Lagi menurut guruku, agama adalah cinta kasih. Jadi kalau mas Dhani tidak dapat mengasihi dan menyayangi, ya kita cuma bisa bilang, kessian deh lo. Punya istri cantik, setia, bisa cari duit, kasih anak, eh tinggal nyayangin aja kok kayaknya susah amat?
February 6th, 2008 at 03:45
setuju ama kenthir.. dhani emang keterlaluan. maju terus mai!!
aku nyesel dulu keduluan dhani buat minang maia..
ini aku bukan doain lho.. tapi kalo seandainya kejadian terjelek yg harus dihadapi (cerai).. aku mau donk daftar ulang mai..
February 6th, 2008 at 03:58
ning maia arek suroboyo pasti ndukung sampeyan, tapi ojok cere yo sakno anak2mu.
February 6th, 2008 at 04:01
ning maia, aku arek suroboyo pasti ndukung sampeyan, ojok cere yo sakno anak2 sampeyan, aku yakin dani jek cinta karo peyan, tapi gengsine gede bareng ditantang malah kendo ILU
February 6th, 2008 at 04:04
Perceraian memang menyakitkan,
Tetapi di dunia ini seberapa banyak pasangan yg telah bercerai,
Mengalirlah seperti air,
Waktu yang akan menjadi penyembuhnya.
February 6th, 2008 at 06:28
Mbak Maia,
Saya coba memberikan sedikit saran yach (semoga berkenan).
Dalam kehidupan ber-rumah tangga tentunya masalah akan datang silih berganti, karena tidak ada yang sempurna didunia ini.Tetapi masalah itu, jangan sampai menghapus komitmen kita pada saat pertama kita akan menikah.
Dalam menghadapi masalah, mesti ada satu pihak yang harus ‘mengalah’ terlebih dahulu (gengsi..gengsi deh)… tetapi bukan berarti pihak lain harus menang terus2an,tentunya pihak yang mengalah terlebih dahulu harus berupaya untuk membuat pihak lain juga menyadari kesalahannya dan bisa mengalah juga buat pasangannya. Dalam kasus mbak, sebaiknya mbak yang harus mengalah terlebih dahulu (kalo mbak masih ingin mempertahankan keutuhan keluarga), Mas Dhani orangnya keras,sombong & egois tentunya tidak bisa dilawan dengan sikap yang sama. Harus dilawan dengan kelembutan. Saya yakin mbak, mas dhani tidak akan kemana2 kalo mbak menggunakan cara ini. Satu lagi Mbak, jangan lupa ’servisnya’ harus lebih afdol lagi , ingat saat2 terindah yang pernah mbak berikan buat mas dhani… ulangi kembali saat2 itu…jangan mematikan rasa sayangnya mbak…berjuanglah sampai sekuat2nya. Dalam perjuangan ini, mbak jangan memberikan kesan ingin membalas dendam kepada mulan atau yg lainnya, karena itu akan menghancurin diri mbak sendiri. Saya yakin ‘batu’ sekeras apapun pasti akan hancur walau hanya ditetesi ‘embun’ kelembutan yang kita berikan secara tulus setiap hari…selamat berusaha mbak…..
salam
February 6th, 2008 at 06:57
Sabar dan tawakal memang solusi terbaik…
yang lebih penting lagi..adalah intropeksi diri..baik maia maupun Dhani..
Suami yang macam2 dengan cewek lain..kadang kala karena ada ‘kesalahan’ di pihak istri..
tapi ini juga tidak seratus persen benar…
Yang penting sekali lagi intropeksi diri massing2..
Okay Maia..jalankan kewajiban terbaikmu sebagi ibu yang sempurna bagi malaiat kecilmu..
jangan sekali2 meninggalkannya dalam keadaan apapun..
Karena kasih Ibu …penting untuk tumbuh kembang malaikat kecilmu..
Sekeras apapun Dhani..dia adalah juga manusia..
Pasti akan ada waktunya dia menyadari apa yang telah dilakukannya..
Batu aja bisa bolong oleh air kok…
Jangan pernah menyerah oleh keadaan..
Jaga sholat dan selalu berjalan dalam jalan Ilahi..
February 6th, 2008 at 07:04
Emang menyakitkan. Dan kadang karena ego orangtua, anak-anak yang jadi korban. eling Mbak ama Dul, El, Al yang lutju-lutju…..
February 6th, 2008 at 07:23
waaa tetap tegar doang, Ingat lagunya Mas Crisye “Badai Pasti Berlalu”.
Walau pahit atau manis itu akan terjadi!!! so o o o tetap kreatif yaa, hidup masih panjang…
February 6th, 2008 at 08:12
Iya mbak…yang tawakal aja…sebenernya ya ndak baik kalo istri menalak suami terlebih dahulu.
Saling mengerti itu kuncinya
Ya Mbak minta petunjuk yang maha kuasa saja iaa….
February 6th, 2008 at 08:17
Mbak Maia ………….. pertahankan mahligai perkawinan …. kasihan anak-anak ….. karena yg jadi korban dari setiap perceraian adalah anak-anak …. nggak akan bisa ditutupi dg kata ” anak-anakku punya jiwa yg kuat”, karena trauma ada di dalam memori ……….. orang tua lah yg punya tanggung jawab tsb
February 6th, 2008 at 08:33
yang sabar ya mbak maia
*hehe, komen standar nih*
February 6th, 2008 at 08:37
perceraian itu diperbolehkan, tapi tidak disukai oleh tuhan
February 6th, 2008 at 08:50
kata orang, masalah bikin hidup lebih hidup mbak *sok bijak*
tapi klo boleh berpendapat jujur, di mata saya, dhani itu sosok manusia yang sok sempurna, yg menuntut org lain juga menjadi sempurna, padahal kan nggak mungkin ada manusia yang sempurna, jadi harusnya sih klo ada kekurangan2 dr mbak maia dia bisa terima dg lapang dada *saya sih yakin, dia juga punya kekurangan*
ah, kok saya jd esmosi? btw, saya tetap berharap Allah SWT memberikan yang terbaik untuk mbak maia dan anak2… Amin.
February 6th, 2008 at 08:59
Tuhan tidak pernah buta dan tuli ….
February 6th, 2008 at 09:00
Mba, aku ikut sedih dg masalah yg mba hadapi, ibuku dipoligami oleh ayah, tapi ia tdk tahan dan minta cerai dan aku anak korban perceraian, wkt msh kecil aku tdk mengerti, tapi setelah aku dewasa, terasa sakit, iri bila melihat teman2 orang tuanya komplit, makanya mba klo msh bisa dipertahankan, pertahankanlah kasihan al, el dan dul, krn aku bisa merasakan apa yg pernah aku rasakan dan aku alami, maaf ya mba klo aku sok nasehatin mba, tapi itu krn aku sayang sama mba, al, el dan dul, klo bisa perjuangkan lah perkawinan mba jg biarkan org lain mengusiknya, aku kan selalau berdoa yg terbaik buat mba dan keluarga.
February 6th, 2008 at 09:22
Biasanya mbak, umur 30 adalah umur ciong (apes terus selama tahun saat itu), bisa diperburuk kalau fengshui rumah kurang bagus+sikap (maaf) sombong. Kuncinya : SABAR dan banyak2 share rejeki ke anak2 panti asuhan. Hehehe bukan ngajarin lho mbak, tapi mungkin berguna infonya. Oh ya mbak, tahun ciong bianya juga suka terjadi yg namanya perselingkuhan, problem didalam rumah tangga tapi mencari penyelesaiannya diluar rumah tangga, tambah berantakan deh.
Sekian dulu mbak, cheers. Good luck.
February 6th, 2008 at 09:29
Moon comes to light
Above the sky in the night
Is like a candle that gives bright
And melts by the way side
best,
silent admirer
February 6th, 2008 at 09:29
Sabar ya mbak, Allah tidak akan memberi cobaan diluar kemampuan umatnya. Never give up, OK! Berdoalah selalu dalam sholat malam, jangan lupa istiqarah minta yang terbaik.
Kadang laki-laki memang gengsi mengakui kekurangan dirinya & untuk menutupnya dia balik menyerang perempuan. Dia tidak mau kalah karena gengsinya yang terlalu tinggi.
Mungkin kesuksesan & ketenaran serta sanjungan telah membuat mas Dani lupa diri & merasa “paling …….”
Yakinlah dengan kesabaran & doa lama-lama dia akan luluh juga. Toh akhirnya sekarang banyak komentar dia yang mulai melunak, tidak mensyaratkan poligami lagi & yang terakhir dia sudah mau sungkem di pangkuan ayahandanya. Mudah2an hati ayah yang sudah memaafkannya bisa menjadi jalan perdamaian buat keluarga mba.
Segala di dunia tidak ada yang abadi, keabadian adalah setelah kita meninggal, maka jangan terlalu terperangkap dalam urusan dunia. Emang tidak mudah, tp harus berusaha.
Instrospeksi diri juga perlu, mungkin ada yang salah selama ini dengan tindakan kita terhadap suami & anak-anak. Emang terkadang sebagai wanita kita harus banyak berkorban, tp itulah yang nantinya jadi jaminan surga buat kita, sepanjang pengorbanan itu untuk hal yang tidak bertentangan dengan syariat.
Mudah-mudahan Allah akan memberi jalan keluar yang terbaik buat kaluarga mba Maia. Tetap berdoa, sabar & tawakal.
February 6th, 2008 at 09:37
Kunci nya DUIT mbak maia untuk menghadapi segala masalah…
D:OA
U:SAHA
I:KHTIAR
T:AWAKAL
Mudah2an masalah mbak maia yang lagi gencar2 nya di berita cepet selesai…..
Jangan pernah menyerah dan jangan pernah tinggal kan solat ya mbak maia….???
SUkses selalu buat mbak maia nd meychan….??
February 6th, 2008 at 09:41
Mba Maia.. perceraian memang suakit banget.. kalo bisa dihindari ya dihindari tapi jika tidak bisa ya mau gimana lagi..
Saya juga pernah melihat, karena ada beberapa perceraian di klg aku.. (bukan orang tua aku), jadi aku dikit2 bisa melihat efek baik dan buruk nya.
Yg pasti jikga bercerai disertai dengan alasan yang benar dan bisa diterima oleh klg.. anak-anak dari perkawinan ini pasti menerima dengan baik. Dari pengalaman.. anak-anak — yang kebetulan saudara sepupu– tetap bisa berinteraksi dg normal dengan kedua orang tuanya.. jadi tidak ada perebutan anak. Kedua orang tua sama2 mengasuh walaupun tidak dibawah satu atap.
Yah ni cuma berbagi pengalaman saja Mba Maia..
Saran saya.. Hadir kan Tuhan dalam hidup dan hati Mba Maia, percaya pada Nya, semua ini pasti ada maksud dibalik rencana Nya. Tuhan pasti menyelesaikan masalah2 kita satu per satu.
Saya juga bukan orang yg religius sekali, namun saya sudah pernah harus melewati masalah yg besar sekali. Dengan percaya Tuhan saya bisa melewati masalah saya..
February 6th, 2008 at 10:21
Mumpung yang belum Cerai
juga
Mumpung Masih Sehat dan Ada Waktu
Ada dua kenikmatan yang membuat banyak orang terpedaya yakni nikmat sehat dan waktu senggang (Artinya, saat-saat sehat dan waktu senggang / luang orang sering menggunakannya untuk melakukan perbuatan yang sia-sia dan terlarang). (HR. Bukhari)
http://www.pondokyatim.net
http://yatim.blogdetik.com
http://pondokyatim.wordpress.com
February 6th, 2008 at 11:35
Mbak, gak bisa dicegah, yah, cerainya? Ntar anak-anaknya jadi anak-anak broken home, lho…
Well, good luck lah. Cheers.
February 6th, 2008 at 11:41
Sabang ya bar … eh mak eh Mbak, cadwi calah cemua (Jadi salah semua) maklum mbak aku kan Cinca Lawra cadwi ngomongnya Cuwlit (sulit) please stop dech … Duaaaaa
February 6th, 2008 at 11:56
PEREMPUAN MANA YANG TIDAK LULUH LANTAK MELIHAT HAL2 YANG TIDAK WAJAR DALAM BERUMAH TANGGA… KETIKA MELIHAT 3 MALAIKATKU TERTIDUR PUN RASANYA AKU PENGEN TERIAK….”MAAFIN BUNDA YA!!!!”… TAPI RASANYA JUGA TIDAK ADIL KETIKA SESEORANG YANG SEHARUSNYA ADA DI SEBELAHKU LEBIH MEMIHAK YANG LAIN YANG JELAS BUKAN MUHRIMNYA….
February 6th, 2008 at 12:55
Yg sabar ya mba, aku jadi ikutan sedih nih baca tulisannya mba,aku bisa merasakan apa yg mba rasakan, krn ibuku dulu, disia-siakan oleh ayahku, dan sampai skrg masih ada rasa sakit yg pernah ibuku alami.
February 6th, 2008 at 14:16
Everything we do come back to us….pasti itu dik Maia….Lebih sakit karena orang yg kita cintai lebih memihak orang lain yg pernahmenjadi sahabat kita….
February 6th, 2008 at 14:20
Saat nya sinau sabar… sinau ikhlas…
Jangan pernah mba maia putus asa… selalu berpikir “cobaanku masih belum seberapa dibandingkan cobaan mereka jauh di luar sana”
Tiap-tiap kita dikasih masalah yang kadarnya berbeda-beda…
dan yang pasti semua itu ada maksudnya
saat kita merasa di titik yang terendah, mungkin saat itu kita sedang di uji.
saat kita merasa di titik yang tertinggi, itulah ujian yang sebenarnya.
February 6th, 2008 at 14:22
Yang sabar ya mb,
Moga semua masalah cepat teratasi.
Dan yang mb maia cita2kan tercapai di tahun ini
Amin…
February 6th, 2008 at 14:24
kalo sudah cerai .. kawin lagi gak ..?
sapa yang mau hayoohh ..
February 6th, 2008 at 14:34
Kalopun terjadi ikhlaskan aja..serahkan semua sama Allah swt.
Apapun yang terbaik….masalahnya saya gak tau mana yang bener mana yang salah. Apa situ yang salah, apa ahmad dhani yang salah. Jadi cuman bisa bilang, apapun yang terjadi sudah merupakan jalan yang terbaik.
Jadi inget kamu dulu maen keyboard di ulang tahunnya Blengah di dharmahusada…..masih imut-imut hahahahaha.
Kemana ya Blengah?
February 6th, 2008 at 14:38
mbak maia, klo dilihat sih agak gak wajar dhani berbuat sampe segitunya.Mungkin si tante itu guna2 in dia.Soalnya jaman sekarang hal2 begitu sering terjadi, terutama yang jadi istri2 simpenan pasti main begituan.Mbak maia perlu juga tanyain ke pak kyayi (ilmu putih)..apakah emang ada yg perlu dibesrsihin ,rumah ato orangnya.
jangan marah ya komentarnya,ini hanya sumbang input aja….
February 6th, 2008 at 14:47
mbak maiiiiii
sabar yachhh,,,, mbak sering2 curhat ma kita 2 yachhhh…duhhjadi berasa deket banget ma mbak mai
i lovee you soooo much
February 6th, 2008 at 15:00
Mba yang sabar yaaaa?????kita sebagai perempuan yang penting jaga martabat aja,,biarkan dia disana meluluhlantahkan mba maya yang penting TUhan tahu siapa yang benar……maklum mereka sedang diliputi nafsu dunia tanpa tahu apa artinya logika.
February 6th, 2008 at 15:11
sing sabar yo nduk…
February 6th, 2008 at 15:15
Mbak Maia … sebenarnya saya tidak mau membela siapa-siapa. Tapi dalam hal ini Mbak jangan terlalu keras dengan Mas Dhani. Karena Mas Dhani itu emang orangnya udah seperti itu dari sononya.
Kekerasan jangan dilawan dengan kekerasan, batu lawan batu maka salah satu atau dua-duanya akan pecah. Salah satu harus ada yang mengalah.
Saya tahu Mbak Maia itu sudah seringkali mengalah dalam berbagai hal. Memang begitulah kehidupan dalam berumah-tangga, harus ada yg mengalah. Nah di sinilah kelebihan dari Mbak Maia yaitu selalu mengalah. Mengalah itu bukan berarti kalah, tapi mengalah itu adakalanya untuk menang. Menang dalam arti kata untuk mempertahankan keutuhan rumah tangga.
Apalagi Mbak dan Mas sudah punya 3 buah hati yang ganteng-ganteng. Pikirkan masa depan mereka, jangan sampai mereka menjadi korban brokenhome, takutnya nggak bagus buat mental dan masa depan mereka. Bersatulah …. kalau bukan untuk Mas Dhani yach … setidaknya untuk anak-anak dan keluarga.
Semoga Mbak senantiasa sabar dan tawaqal dalam mengarungi bahtera kehidupan yang fana (sementara) ini. Amien.
Salam,
Arif
February 6th, 2008 at 15:17
Buat mbak Maia yang sabar dan slalu minta pertolongan ma Allah SWT. Yakinlah kalo Allah akan menolong kita. Pesenku : Jadilah istri yang menurut pada perkataan suami dalam hal kebaikan karna Surga Allah imbalannya. Kita akan menyadari apakah kita istri yang baik ato tidak setelah kita ditinggal mati oleh suami.Soalnya aku mengalami sendiri, bagaimana rasanya bila suami kita sudah meninggal.
Pokoknya slalu mohon perlindungan dan pertolongan ma Allah SWT agar kita slalu diberikan jalan dan hidayah.
InsyaAllah dengan berdoa dan usaha kita dapat meraih kebahagiaan. Saranku buat mbak Maia : Jadilah wanita yang sholehah, dan ingatlah slalu hari akhir itu ada.
Mohon maaf bila menyinggung perasaan.
terima kasih.
February 6th, 2008 at 15:18
maia…..menanam padi maka kita pasti menuai padi,manjalani kehidupan pasti adanya karma,bersabarlah semua diatur oleh Nya……….
February 6th, 2008 at 15:18
Mbak maia,
aku belum berkeluarga. Tapi setidaknya aku pernah mengalami kondisi dimana aku sudah tak mampu menanggungnya. Saat kondisi itu datang, aku cuma bisa menangis, terus doa dan puasa. Puji Tuhan, akhirnya jalan baik ditunjukkan juga.
Mungkin kepasrahan, doa dan puasa bisa membantu mbak menghadapi kondisi yg sekarang mbak alami. Percaya, Tuhan tidak buta, Tuhan tidak tuli. Pasrah, doa dan puasa…silakan dicoba.
Aku mendukung sikap mbak Maia, untuk memperjuangkan hak-hak sebagai perempuan dan istri. Dihargai, dihormati adalah hak. Tidak pandang bulu, laki-laki ataupun perempuan. Aku acungkan jempol untuk keberanian mbak Maia memperjuangkan itu semua. Orang besar menjadi besar karena ’sakit’ yang dialaminya terlebih dahulu. Anggap saja, ini hadiah indah (meskipun sakit) untuk hidup mbak Maia.
Aku bantu dalam doaku.
Trims
February 6th, 2008 at 15:24
[quote]TAPI RASANYA JUGA TIDAK ADIL KETIKA SESEORANG YANG SEHARUSNYA ADA DI SEBELAHKU LEBIH MEMIHAK YANG LAIN YANG JELAS BUKAN MUHRIMNYA…[/quote]
haaaaaaaaa??? segitiga segempat segilima segilagilanya……
February 6th, 2008 at 15:25
Sebelum kamu mengatakan kata-kata yang tidak baik,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak dapat berbicara sama sekali.
Sebelum kamu mengeluh tentang rasa dari makananmu,
Pikirkan tentang seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum kamu mengeluh tidak punya apa-apa
Pikirkan tentang seseorang yang meminta-minta dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh bahwa kamu buruk,
Pikirkan tentang seseorang yang berada pada tingkat yang terburuk didalam hidupnya.
Sebelum kamu mengeluh tentang suami atau istrimu.
Pikirkan tentang seseorang yang memohon kepada Allah SWT untuk diberikan teman hidup
Sebelum kamu mengeluh tentang hidupmu,
Pikirkan tentang seseorang yang meninggal terlalu cepat
Sebelum kamu mengeluh tentang anak-anakmu,
Pikirkan tentang seseorang yang sangat ingin mempunyai anak tetapi dirinya mandul.
Sebelum kamu mengeluh tentang rumahmu yang kotor karena pembantumu tidak mengerjakan tugasnya,
Pikirkan tentang orang-orang yang tinggal dijalanan.
Sebelum kamu mengeluh tentang jauhnya kamu telah menyetir,
Pikirkan tentang seseorang yang menempuh jarak yang sama dengan berjalan kaki.
Dan disaat kamu lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu,
Pikirkan tentang pengangguran,orang-orang cacat yang berharap mereka mempunyai pekerjaan seperti anda
Sebelum kamu menunjukkan jari dan menyalahkan orang lain,
ingatlah bahwa tidak ada seorangpun yang tidak berdosa.
Kita semua menjawab kepada Sang Pencipta Dan ketika kamu sedang bersedih dan hidupmu dalam kesusahan,
Tersenyum dan berterima kasihlah kepada Allah Azza Wajalla bahwa kamu masih hidup !
Sebelum kamu menutup pesan ini,
ingatlah bahwa teman-temanmu yang juga butuh tulisan ini agar kuat dan tegar untuk menghadapi hidup.
Kabarkan pada mereka kemudian tersenyumlah …
semoga kamu bahagia dunia dan akhirat, amin !
Smoga kita menjadi Umat yang pandai mensyukuri segala nikmat.
amien…
February 6th, 2008 at 15:25
Aku yakin mba Maia bisa lalui cobaan ini..
CCCAAAYYYOOO!!
February 6th, 2008 at 15:25
wah, dik Maia sya termasuk salah satu hamba yang mengikuti pemberitaan mengenai kasus di Maia. Sebenarnya sangatlah menyedihkan. Perceraian adalah halal tapi sangat dibenci oleh Allah. Untuk itu saya sangat menganjurkan untuk kalian berdua mencari jalan solusi yang terbaik. Yah terbaik untuk dik Maia, dik Dhani dan anak-anak tentunya. Kami dukung untuk ruuk kembali. salam untuk semuanya.
February 6th, 2008 at 15:26
wah, dik Maia sya termasuk salah satu hamba yang mengikuti pemberitaan mengenai kasus di Maia. Sebenarnya sangatlah menyedihkan. Perceraian adalah halal tapi sangat dibenci oleh Allah. Untuk itu saya sangat menganjurkan untuk kalian berdua mencari jalan solusi yang terbaik. Yah terbaik untuk dik Maia, dik Dhani dan anak-anak tentunya. Kami dukung untuk ruuk kembali. salam untuk semuanya.
February 6th, 2008 at 15:26
Ryan tunggu janda mu maia…
kau bak bidadari dipersimpangan jalan..
entah kekiri atau kekanan..
merana atau bahagia.. aku tak yakin
yg pasti.. kamu cantik..dan aku suka…
hehhehhehe
February 6th, 2008 at 15:29
sabar… kalo cerai jangan sampai kata cerai keluar dari mulut Mbak yahhh….. biar itu keluar dari mulut Mas Dhani…
Tapi jangan mau bila di Poligami….
Jika syarat dari Mas Dhani itu Poligami, maka itu berarti cerai dari mulut dia….
Tuhan hanya mau kita itu nikah hanya sekali seumur hidup dan hanya maut yang bisa memisahkan, bila terjadi perceraian itu bukan kehendak Tuhan tapi kehendak manusia…..
Thanks
February 6th, 2008 at 15:31
Pokoknya jangan sampai cerai mbak…entar nyesel dikemudian hari ndak ada gunanya …kasihan anak-anak
Hidup cuman sekali juga …
Aku yakin mas Dhani sangat menyintai mbak maia…cuman karena ego aja yang masih menghambat mbak berdua untuk menyelesaikan masalah ini…
Jadi menurut aku cari waktu untuk kumpul bersama Bapak, Ibu dan anak untuk menyegarkan suasana…semoga bahagia
February 6th, 2008 at 15:31
Yang tetap tenang dan sabar mbak Mai (halaah… nyaraninnya itu-itu aja, hehehe)
Tapi gw yakin kok, insyaallah mbak Mai bakal cepet keluar dari masalah yang membebani mbak. Gw lihat makin lama makin kelihatan cerah dan terang tuh wajahnya mbak. Tetep banyak-banyak doa ya mbak… moga-moga badai cepat berlalu…..
February 6th, 2008 at 15:32
Buat mbak Maia, yang sabar dan slalu mohon perlindungan serta pertolongan pada Allah SWT. Dan berusahalah slalu untuk jadi istri yang nurut pada suami dalam hal kebaikan. InsyaAllah, surga Allah imbalannya. Dan berusahalah untuk jadi wanita yang sholehah. Thanks
February 6th, 2008 at 15:33
cincha lawurah concern sekawlih zhengan maia …
luv u babe
February 6th, 2008 at 15:34
maaf mbak, bukan mau mencampuri urusan mbak. ^_^
tapi semoga mbak dapat menghadapi semua masalah ini dengan lapang dada dan tidak lupa untuk berdo’a kepada ALLAH S>W>T. agar dapat mengambil keputusan yang baik antara mbak maya dan mas dhani.
February 6th, 2008 at 15:37
Maia,
Umur elo masi muda. Kalo tuhan ngasi umur elo ampe 60 taon aja, berarti elo masih punya sisa 28 taon. Coba elo kali tu taon ama 365 hari jadi berapa.
Artinya di ribuan hari sisa hidup elo, rugi kalo elo ngabisin buat mikirin salah satu kejadian dalam hidup elo. Padahal masih ada ratusan,ribuan, bahkan jutaan kejadian hidup yang bakal elo hadapi ke depan.
So, think ahead…sis
Love, lies, lust…life goes on
February 6th, 2008 at 15:37
Terus berkarya, walau halangan menghadang…
be te we, berarti udah ga pakai nama ratu lagi ya…?
salam
–wahoy–
February 6th, 2008 at 15:38
Mba Maia sayang,
Kalau memilih berdua harus lebih bahagia daripada sendiri, mungkin bahagianya mba maia memang dengan orang lain. Toh Mba Maia sudah berusaha…………
Good Luck
February 6th, 2008 at 15:39
mbak maia dulu aku yo stress mbak mana belum nikah tapi baru pacaran kok malah dibilang bibit, bebet, bobotku ora jelas.
rasanya sakiiit hatiii….jadi orang engga punya dan lemah dimata lawan jenis….
jadi sedikit share :
1. banyak cari kesenangan hobi kita yang bisa menjauhkan pikiran utamanya kita sehingga syukur2 disitu ada calon pengganti kita.
2. sering sering pergi kedaerah pegunungan yang hawanya sejuk karena dengan otomatis memang saya akui pikiran dan hati kitapun akan dengan sendirinya adem dan ayem lho mbak maia.
3. ya fighting spirit memang harus dimunculkan dari diri sendiri yang bisa kita belajar untuk menumbuh kembangkan untuk melanjutkan hidup yang memang harus terus, jangan sampai merusak diri sendiri apalagi berpikir bunuh diri.
pokoknya jangan deh, karena kita dengan sendirinya akan mati kok.
mungkin itu bagi-bagi share dari aku wong ora nduwe.
February 6th, 2008 at 15:40
assalamu ‘alaikum wr. wb.
salam rimba…
do’a dari kami [anak2 Jepala Adventure]…
Insya Alloh, ada Hikmah dari semua tu…
dan…
usul dari kami [anak2 Jepala Adventure]…
Sering2 ke gunung aja…. he100x…
salam rimba…,
wassalamu ‘alaikum wr. wb.
R 3 N 0 [Jepala Adventure]
February 6th, 2008 at 15:40
pertahankan yang mbak punya, keep fighting mbak ! eman-eman kalau dilepas begitu saja, apalagi mbak kan membangun bersama-sama dengan suami dari awal, sekarang semuanya sudah berbiak dan berkembang, orang lain enak aja maen sabotase dan menunggangi, keep high spirit deh mbak ! ayooo mbak pasti bisa !
February 6th, 2008 at 15:41
maia…
kuncinya : jangan berfikir terlalu jauh sayang…
kmu jalani aja hidup ini dari hari ke hari…apa yg bisa dikerjakan hari ini, kita kerjakan.. dan besok kerjakan apa yang ada dihadapan kita besok…setiap malam tiba, sbelum ngantuk .aku hrs liat anak2 dulu apa keadaannya sampai hari ini berakhir dlm keadaan sehat, kmu jg tgl telp mereka apa sehat2 aja.., klo semua itu beres..itu artinya tugas kita hari ini sudah selesai.., tinggal menghadapi hari besok….
ingatlah anak2 selalu ada untuk kita, yg penting kita tulus menyayangi mereka…
February 6th, 2008 at 15:42
Ya itulah romantika hidup, mba maya.
Batu terjal, kawat rintang pernikahan pastilah ada. Yang terpentingkan bagaimana mensikapinya. Dalam Islam kan ada mekanisme Islah, ruju’. Kalau di Pengadilan Agama mungkin dengan dibuatnya akta perdamaian…
Semoga mba maia mendapatkan keputusan terbaik dalam hidupnya…Amien
Saya sebagai the secret admirer Anda selalu mendoakan yang terbaiklah, cin…
Di add ya blog pribadiku…..???? Supaya jika kelak ada album baru lagi aku bisa mengetahuinya sebelum penggemar-penggemar yang lain…he…narsis ga sih,mba maia???
February 6th, 2008 at 15:44
Mba Maia,
Aku baru saja melewati masalah yg sekarang Mba Maia hadapi, ditinggal suami 4 tahun tanpa nafkah lahir bathin dan dizolimi.
Aku SABAR dan yakin dalam SATU COBAAN AKAN ADA 2 KEMUDAHAN, cobalah merenung sejenak mengapa Allah memberi COBAAN SEPERTI ini dan terimalah dengan IKHLAS.
INSYA ALLAH, MBA … hasilnya akan MANIS.
February 6th, 2008 at 15:45
hai… maia
aku tuh cukup ngerti perasaan maia….. mmg sakit,kesel,benci pokoknya dada tuh ngilu bgt,tapi tetep masih ada dihati susah itu……( dhani antik tau…..he..he… )
kalo menurut ku seh udah ga usah cerai lah, kalian berdua tuh cocok bgt,mmg dhani orangnya arogan, intinya usahakan “JANGAN CERAI YA….!!! kalo kejadian juga hasilnya ke dua belah pihak sama2 rugi….!!! GBU
February 6th, 2008 at 15:45
Maia, kamu pasti bisa!
Kalau emang mesti cerai ya mesti kamu BISA mengatasi masa-masa sesudah cerai..
tapi kalau kamu BISA tetap bertahan, kamu BISA jadi yang terbaik
February 6th, 2008 at 15:46
Perceraian adalah perbuatan yang paling dibenci Allah. Oleh karena itu, hendaknya kita bisa mencegah segala perceraian yang akan menimpa saudara/teman dll. Jika segala cara sudah sulit dilakukan tapi sulit bersatu maka hanya kepada Allah-lah kita memohon scr spiritual. Tidak ada jalan buntu di dunia ini. Jalan dari Allah adalah yg terbaik meski menurut kita adalah yg terburuk.
February 6th, 2008 at 15:46
Through prayers
God hears more than you say
He answers more than you ask
He gives more than you desire
All He needs is your time..
February 6th, 2008 at 15:46
Maya,
Saya ga suka karakternya dhani, tapi saya suka sama karya2nya, saya suka juga dengan pendiriannya…yang ingin saya ingetin, jangan ikutin pendiriannya, karakternya, tapi ikutin ajah kemauan dari maya sendiri, saya yakin yang terbaik itu akan ada di dalah hati kamu sendiri bukan dari orang lain, bukan dari opini publik, apalagi dari pengacara kamu.
kalau mau baik lagi hubungan dengan dhani, kayanya yg mesti dilakukan mengalah dan sabar, inget perjuangan yg dulu pas lagi pahit2nya….dan satu lagi inget anak2 May….
Salam
February 6th, 2008 at 15:47
Think Positif aja ya mbak…
Anda akan menjadi seperti apa yang anda Pikirkan.
Bila Kita pikir KUAT dan BISA, kita juga akan seperti itu.
Bila kita larut dan Penyesalan dan Kesedihan, maka
kita pun tidak dapat lebih maju dan produktif.
Go Onwards, never retreat!!
yes-mcraf
February 6th, 2008 at 15:49
Mbak,perceraian itu dibenci Allah…tapi perceraian mbak…ditunggu para lelaki…ku tunggu jandamu….
February 6th, 2008 at 15:49
o, jadi Mas Dhani itu jelas selingkuh ya…?? aku baru percaya kalo Mba Maia sendiri yang comment… ya ampun Mba… I’m Married women too… terkadang kita perempuan sering berpikir lebih bahagia dan lebih bisa berpijak pada diri sendiri kenapa harus berdua…..?????
Please, aku mau jd temen Mba Maia .. sent email dong ke email ku… i want to be your best friend…. kalo sudi loch…. hehe…
February 6th, 2008 at 15:49
m’bak semua cobaan pasti dapat diatasi, untuk mengatasinya kita harus minta kepa ALLAH SWT karena hanya padaNYA kita minta pertolongan.
yakinlah semua pasti ada akhirnya dan semua yang diberikanNYA adalah yang terbaik untuk m’bak. semoga Allah memberikan jalan yang terang dan lurus kepada m’bak n dhani agar dapat melalui masalah ini dengan hasil yang sangat baik. AMIN…..
February 6th, 2008 at 15:51
tetep di jalan yang bener aja……..orang baik gak perlu dipromosiin kok, ntar yang jelek bakal kebuka sendiri….gak usah saling menyerang, inget selama kamu bener kamu punya 3 arjuna yang selalu ngebela kamu
February 6th, 2008 at 15:52
akyu setuju berat dengan persyaratan yang mba maia ajukan..yaitu menonaktifkan artis wanita yang ada di manajemen repubik cinta..terutama si “M” itu..he he he
karena akar dari semua masalah itu yang si itu tuh..
February 6th, 2008 at 15:54
dear Mba Maia,
tahu Hillary Clinton dong….
ngerti case Bill Clinton - Monica L dong…….
aku tuh sangat kagum atas sikap Hillary terhadap suaminya yg sdh menghianatinya dgn sgt tak wajar didepan seluruh bangsa / dunia….
tapi dia memaafkan suaminya, menerimanya kembali penuh kasih, tak ada cacian keluar dari mulutnya, dan senantiasa ia jadi istri & ibu yg baik dlm keluarganya
dan sekarang…dia sedang mencalonkan diri jadi presiden, suaminya mendukung dia habis2an……. siapa lg yg ingat kemana perginya monica ????
spt kalimat favoritku dari film ‘a time to remember’ : in a family, we have the capacity to forgive & be forgiven as in no other place on earth…….
so, fight for your happiness, fight for your family mbak, forgive them, support them, and love them unconditionally….. kamu pasti bisa bisa…..
salam perempuan =)
Whatever you said against women, they are better creatures than men, for men were made of clay, but women was made of man. ~ Jonathan Swift, English poet and satirist ~
February 6th, 2008 at 15:54
mba, other email ku udh aku kirim ya… kalo berkenan aku tunggu balasannya…. thanks. my comment already submit ya…
Desy
February 6th, 2008 at 15:56
Semangat yah mbak Maia
February 6th, 2008 at 15:56
Kuatkan hatimu… jadilah seorang wanita sejati
February 6th, 2008 at 15:59
Maia.. case kamu sama banget sama aku, punya 3 anak cowok kecil-2 yg semua jadi matahariku, punya suami yg guanteng (malah sok kegantengan, kayak suami sampeyan… hehehe), suami temperamental dan cenderung egois.. tapi biar bagaimana tetap kita cintai krn dia bapaknya anak-2! Kata-2 cerai jg sudah berulang kali dilontarkan vice versa, dari pihak dia lalu pihak aku. Sejak kasus mba muncul di media, saya sudah ingin share sama mba. krn at the end — atau tepatnya sampai saat ini saya alhamdulilah bisa survive dalam perkawinan yg demikian rupa.. malah sekarang lebih sering banyak berbahagia dan mensyukuri segala cobaan yang saya terima… jadi kuncinya.., you are not alone!!
love
mami tita
February 6th, 2008 at 16:06
emange iki bener maia si penyanyi itu kah? atau mak-ia? hehe….yooo sing sabar wae nduk ma..tenang wae lah..becik ketitik olo ketoro..ngono jare simbah hehe
kinoy-
February 6th, 2008 at 16:08
Buat MBa MaIA….
Ca Yo !!!!
Harus teteeeeep Semangat memperjuangkan apa Yg Manjadi Hak’e
terutama Buat Al,El N Dul…
Seperti Kata merekan Bunda Tdk tergantikan….
Semangaaaaaaaaaaat…
Sukses yah buat albm’e
February 6th, 2008 at 16:13
Semangat y..hehe, mba sekalian aku promosi nih..Check out our song at betterside-band www.betterside-band.blogspot.com) hehehe, kalee aja mau jadi produser band saya..haha.
Thanks
February 6th, 2008 at 16:15
hai mba maia…
slm kenal yah
aku suka bgt lho ma karya2 na mba TOP BGT.
aku salah satu dr TTM yg mgk amat sgt tertarik klo ada infotaiment yg ngebahas soal masalah RT mba maia.klo aku yg jd mba maia kyk nya aku ga sanggup deh,rumit bgt. apalagi gara2 cewe ga tau diri yg yg tiba2 ajza msk RMC..dah tau mba maia ga suka tp masi ajza nongol d RMC..ga punya hati bgt tuh org..
buat mba maia sabar ajza ya..!! semoga semuanya BAIK_BAIK SAJA….!!!!
salam buat al,el & dul ya mba…..!!!!!!!!
February 6th, 2008 at 16:30
Jangan bilang ga mampu mbak,,,
aku yakin mbak pasti mampu menghadapi cobaan ini
Semangad..!!!
February 6th, 2008 at 16:39
cerai aja…ngapain ama diktator gitu. aku yakin masih byk yg lelaki yang mau ama mbak (termasuk aku lho mbak)
February 6th, 2008 at 16:40
Sabar mbak…..Allah pasti memberikan jalan yang terbaik….. Allah tidak akan memberikan cobaan melebihi kemampuan mbak…
SEMANGAT MBAK !!!!!
February 6th, 2008 at 16:42
mba…
yang sabar ya…
biarin az masnya ky bgitu mah….
suatu saat pasti Alloh membalasnya….
ambil hikmahnya az…
saranku, mba jgn terlalu meladeni omongan2 orang,baik itu orang laen ato mas mu..seperti kta pepatah diam itu emas,qta ngalah untuk menang……
pesanku mba cm satu,jgn pernah pergi dari 3 ksatriamu…..
February 6th, 2008 at 16:46
dear teh maia….
perceraian itu memang menyakitkan terutama buat anak2..terbukti ma aku teh maia…SUMPAH kaga enak ngliat ortunya pisah..tp mungkin itu yang terbaik….
pokoke do u’re the best 4 ur kids………
February 6th, 2008 at 16:49
Yang sabar ya mbak ya…
semoga kebaikan berlimpah ke kehidupan nya mba maia dan anak2..amiiin
o ya…sebelumnya salam kenal…baru kali ini mampir…seneng rasanya maia nya ratu punya blog juga…:)
February 6th, 2008 at 16:53
waaah no comment aja deh, kalau masalah ginian berat ahhh aku g brani ikut2. cuma saran aja kalau masih bisa bersama kenapa gak di coba lagi, kan semua orang pasti pernah berbuat salah tuuu… apa sih salahnya ngasi kesempatan kedua? gegege c yuuuu cin…dol :p
February 6th, 2008 at 16:56
sabar ya mai, gw sangat ngedukung loe, kalau bisa sich jangan cerai dh…..,keenakan si perempuan hina itu bisa sepenuhnya milikin dhani,perempuan kaya gitu sih kalau perlu jangan di kasih hati.
February 6th, 2008 at 16:57
Mai,
Prihatin soal rum-tang mu…
aku gak kenal kalian personally tapi kalo baca komen2 orang ttg masa2 pacaran dan sebelum menikah yang [tampaknya] mengharubiru, kalian berdua bisa pake itu untuk flashback.
kadang kita hanya perlu mundur sedikit untuk “merasakan kembali”
pastinya yang usaha bukan kamu seorang ya Mai, Dhani pun harus usaha untuk bisa “merasakan kembali” sehingga bisa mendapatkan kembali apa [kalau ada] yang hilang.
Be tough, be strong, be honest.
salam prihatin,
February 6th, 2008 at 17:01
Ayo Mbak Maia, sampeyan pasti bisa Survive!!!
February 6th, 2008 at 17:01
Mbak sebenarnya udah diposisi menang krn suami mb.maia itu tdk mau menceraikan m,maia? jd tinggal tunggu gunung es egoistisnya(dhani) lumer,jd mb sabar aja dulu,cuma jgn ada pikiran mb.maia Tuhan mencobai Mb krn Tuhan itu sangat penyayang terhadap ciptaanNya, tetapi cobaan itu datang dari kehendak sendiri yg mana merasa harus dihormati dan didahulukan tetapi semua blum terlambat segera berdamai saja terserah siapa yg mau memulainya,thanks
February 6th, 2008 at 17:02
Insya Allah mai.. YMK selalu melindungi umatNYA.. Begitu banyak simpatisan dan doa untuk MAIA..
February 6th, 2008 at 17:07
mba, aku ikut prihatin dengan keadaan rmh tangga mba, aku termasuk orang yang tidakpernah meninggalkan info tentang keluarga mba, saran aku adalah bayangkan hidup itu bak permainan catur “MAJU SELANGKAH MUNDUR SELANGKAH”
February 6th, 2008 at 17:11
Bismillah.. semoga Mba Maia bisa nerima hikmahnya. Solat Malam jalan yang terbaik utk ke-penat-an mba.. inget ajah, karma itu pasti ada kok Mba..
Kita semua (specially AKU) sangat mendukung Mba utk melawan ke tidak adilan dalam RT Mba.. Do the best for you, your sons & your family. Love U Mba..
February 6th, 2008 at 17:32
maia..
gak abis pikir aja tiap nonton infotainment, dan komentar2 nya dhani.. kok bisa dia selalu menjelek2kan istri, ibu dari 3 anaknya sendiri.. gak usah harus ngalamin kehidupan kaya maia sekarang, ngeliatnya aja dah miris banget. suami yang harusnya ngelindungin malah ngebela yang bukan muhrimnya… pait banget.. udah gitu cewe itu juga gak sadar, dari bawah diangkat dan sekarang malah nyakitin maia. gak habis pikir, kalo cuman urusan materi, asal dia berusaha pasti ada jalan. Tanpa harus berdiri dan bermuka badak seperti yang dia lakuin sekarang. Bukannya Jamila itu juga seorang ibu dan pernah menjadi istri? apa dia tidak merasakan perihnya jauh dari anak, dan suami kini berpaling? Maia.. gak usah dipersempit hati dan pikiran maia dengan kejadian ini.. kebahagiaan itu gak perlu dengan keterpaksaan..
Mungkin dhani juga baca blog ini, dan mungkin dia akan selalu negatif thinking.. disangka maia menggalang massa untuk menarik simpati..
Buat Dhani.. gak usah berlebih mengasari perasaan perempuan.. di atas langit masih ada langit… kalau dhani pengen istrinya balik dan menjadi muslimah.. mulailah dari sendiri, jangan ngebual doang..
Jangan buang waktu lagi.. udah berhenti aja kalian dari dunia artis ini.. Satukan lagi cinta dan kasih sayang kalian terutama keluarga dan anak-anak… hidup cuman bentar.. abis itu tanggung jwb segala perbuatan..
February 6th, 2008 at 17:38
Ikut prihatin ya Mai.
Tapi ngga ada yang ngga bisa diselesaikan dengan hati seluas samudra dan keikhlasan yang sederhana.
Menjalani semua dengan ikhlas dan tetap memandang ke depan (ke tujuan semula), niscaya arah kita tetap jelas walaupun kita ada di jalan yang berliku.
Tidak mudah, tetapi dengan niat yang benar pasti diberkahi.
Cinta akan membuat nyata segala yang buram.
February 6th, 2008 at 17:42
Berjuang trus mbak maia, klo saya sih saya doakan mudah-mudahan bersatu kembali, rukun dan saling cinta selalu, masalahnya di indonesia jarang pasangan yang sama-sama cerdas mbak ?
rugi dong indonesia jika dhani-maia bercerai ……
February 6th, 2008 at 18:16
mb maia.,anien pengen bgt kolaborasi sama mb maia,anien pengen blajar maen piano biar bisa nyanyi n kolaborasi sepanggung dengan mb maia.,SERIUS.,mana ada q bohong.,
PLZ BGT mas/mb admin.,Itu keinginanku yang uda lama sejak Ratu muncul.,
PLZ .,Q PENGEN BGT.,Q RELA BERGADANG SETIAP HARI SAMPE JAM 3 MALEM HANYA UNTUK BUKA COMMENT DAN NUNGGU BALESAN DARI MB MAIA.,
MW Y MB????PLZZZZZZ BGT!!!!!
TOLONG D BLZ OLEH MB MAIA SENDIRI YA.,
KUTUNGGU DENGAN SANGAT.,
ANIEN JOGJA
February 6th, 2008 at 18:29
Mbak Maia,semoga doa dari teman-teman semua menambah suport buat mbak. Yang sabar ya mbak…..
February 6th, 2008 at 20:02
@seseorang yang care sama Maia #11
Kalok MAIA sampe ngajuin cerai, artinya si Dhani emang sontoloyo.
Sayah yakin MAIA lebih tau tentang keadaan keluwarganya.
Menurut sayah, opini situ ngawur.
@MAIA
Percaya deh MAI, dunia memihak sama situ.
Kalok ntar udah cerai beneran, dunia jugak makin tau, sapa tuh Dhani.
Oke ?
KEEP FIGHT !!!
February 6th, 2008 at 22:45
Dear Maia,
Saya sebagai kaum laki-laki sungguh kagum atas semangatmu dalam menjalani semua ini.
Benar bahwa kita sebagai orang tua harus mendahulukan keluarga, terutama anak. Benar bahwa kita harus menjaga keutuhan keluarga kita.
Tapi, seperti yang kamu tahu bahwa “It takes two (2) to tango”. So, when your spouse doesn’t want to tango with you anymore, then there will be none.
Lalu, kamu harus bagaimana ? Hanya kamu yang bisa menjawab, menjalani dan tahu jawabannya.
Semoga kamu tetap tabah dan Insya Allah yang di Atas akan mendengarkan doamu dan ditunjukkan jalan.
Amin Ya Robbal Allamin.
Best Regards,
Ferdiyan Surya
February 6th, 2008 at 22:48
Mai, orang cantik itu ada banyak jumlahnya di dunia. Tapi yang sekaligus cerdas itu langka jumlahnya. Apalagi di negeri kita.
Kapanpun kamu berkaca di cermin dan melihat refleksi dirimu sendiri, sadarilah kalo ada jutaan lelaki yang kepengen merasakan seperti apa dipeluk dan dicium olehmu.
Tapi jangan salah, semua itu justru adalah cobaan terbesarmu di dunia.
Stay cool.
February 6th, 2008 at 22:50
Sabar ya Mai… kalo kamu sabar dan dibawa dalam DOA pasti semua ada jalan keluarnya… jangan mengandalkan pikiran dan tenagamu.. semua serahkan kepadaNYA..
GO Maia..!!
February 6th, 2008 at 23:14
memang mudah ya orang memberi saran tapi teramat sangat sulit menjalankan.
semua bilang mempertahankan karena dalih anak anak.
padahal anak akan lebih baek berada dalam lingkungan yang baek.
kalo orang tua tidak bercerai tetapi masalah timbul setiap hari apakah sehat buat anak?
kalo anak dibesarkan salah satu orang tua akan tetapi berada dalam lingkungan yg sehat kan akan jauh lebih baik?
KEBERHASILAN PERNIKAHAN BUKAN DARI USIA PERNIKAHAN BERTAHAN SAMPAI MAUT MEMISAHKAN, KEBERHASILAN PERNIKAHAN ADALAH DISAAT TIAP TIAP INDIVIDU DALAM PERNIKAHAN ITU DAPAT MERASAKAN KENYAMANAN YANG DI INGINKAN.
pernikahan itu memang seperti PINTU, YANG DI DALAM INGIN KELUAR DAN YANG DI LUAR INGIN MASUK…..
Semakin rumah itu membawa kehangatan maka semakin orang ingin masuk dan mendobrak pintu itu dan ingin merasakan apa yang ada di dalamnya.
OH ya ingat dengan guru bahasa inggris kita?
yang sering ngurusi anak anak smada big band,
BU TATIEK tercinta yang selalu ada buat anak didiknya…
kamu ingat sosok itu gak….
ya kalo maya beneran pasti tau sapa yg aku maksud.
PESAN TERAKHIR….
KADANG SEKALI DALAM HIDUP KITA PERLU MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG MENYAKITKAN UNTUK MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DIMASA YANG AKAN DATANG
February 6th, 2008 at 23:50
Congrats deh untuk mbak Mai. Shock theraphy kadang kala memang perlu untuk manusia seperti mas Dhani…Namun yang paling penting introspeksi and membenah diri…karena sesuatu yang timbul pasti ada sebab.
Sukses and terus berkarya. !
February 7th, 2008 at 00:23
sabar, dan terus sabar, serahkan semua pada Allah, dan mengadulah pada Allah.coba merenung dan saling mengoreksi diri selain kita taat pada suami kita juga harus taat pada Allah, coba dilihat lagi bagaimana sholatnya bagaimana menutup auratnya . mari kita sama-sama kembali kejalan Allahl dengan menjalankan perintahnya sesuai Qur’an dan hadits dan menjauhi laranganNya.
February 7th, 2008 at 00:25
kami siap selalu di belakang maia…
kalau diajak demo juga mau….
kalau maia ngeluarin album baru
pasti saya beli yang asli
he3,…ga nyambung semua ya.
btw keep looking forward
yang lewat udah ga bisa diapa2in lagi
February 7th, 2008 at 00:30
Mbak Maia yang cantik dan seksi, aku dukung keputusanmu untuk tetap berkarir tanpa meninggalkan kepentingan keluarga, dan semoga mbak maia diberikan Allah SWT kekuatan dalam menghadapi segala cobaannya…
Fans Berat Maia
February 7th, 2008 at 01:04
sabar ya
February 7th, 2008 at 01:33
memang mudah ya orang memberi saran tapi teramat sangat sulit menjalankan.
semua bilang mempertahankan karena dalih anak anak.
padahal anak akan lebih baek berada dalam lingkungan yang baek.
kalo orang tua tidak bercerai tetapi masalah timbul setiap hari apakah sehat buat anak?
kalo anak dibesarkan salah satu orang tua akan tetapi berada dalam lingkungan yg sehat kan akan jauh lebih baik?
KEBERHASILAN PERNIKAHAN BUKAN DARI USIA PERNIKAHAN BERTAHAN SAMPAI MAUT MEMISAHKAN, KEBERHASILAN PERNIKAHAN ADALAH DISAAT TIAP TIAP INDIVIDU DALAM PERNIKAHAN ITU DAPAT MERASAKAN KENYAMANAN YANG DI INGINKAN.
pernikahan itu memang seperti PINTU, YANG DI DALAM INGIN KELUAR DAN YANG DI LUAR INGIN MASUK…..
Semakin rumah itu membawa kehangatan maka semakin orang ingin masuk dan mendobrak pintu itu dan ingin merasakan apa yang ada di dalamnya.
OH ya ingat dengan guru bahasa inggris kita?
yang sering ngurusi anak anak smada big band,
BU TATIEK tercinta yang selalu ada buat anak didiknya…
kamu ingat sosok itu gak….
ya kalo maya beneran pasti tau sapa yg aku maksud.
PESAN TERAKHIR….
KADANG SEKALI DALAM HIDUP KITA PERLU MENGAMBIL KEPUTUSAN YANG MENYAKITKAN UNTUK MENDAPATKAN KEHIDUPAN YANG LEBIH BAIK DIMASA YANG AKAN DATANG
February 7th, 2008 at 01:44
sabar yaa….
February 7th, 2008 at 01:46
Mbak Maia….
Saya doain semoga RUmah Tangga Mbak bisa rukun kembali, saya yakin Mbak. Cobalah Mbak dan Mas Dhani mengingat masa-masa ketika masih berjuang dari bawah dulu, masa-masa ketika masih pacaran dan masa2 ketika sama membangun rumah tangga dan sampai di karunia 3 orang putra yg lucu-lucu ini. Kalau Mbak dan Mas mensyukuri apa yg di berikan Allah .. sungguh Mbak bahwa rumah tangga Mbak Maia dan Mas sangatlah sempurna berkat Allah.. Semoga anugerah ini tidak disia-siakan.
Wassalam
Arek Suroboyo
February 7th, 2008 at 02:28
mbak maia,
sedih jg yaa klo baca/lht tv ttg rt mbak….kasihan anak2 selalu jd korban,sy suka sedih jg klo sudah baca ttg mbak kayaknya giman giti…seprti nggak ada jalan keluar.
mbak,aku dr jauh cuman bs bantu Doa semoga Tuhan selalu memeri yg terbaik bt mbak sek.kasihan anak2 mbak padahal mereka anak2 baik yg selalu ceria tp klo selalu lihat papa en mama mereka bertengkar trus di rumah or di publik(TV,majalah en gosip artis)maybe mereka bisa trauma?tertekan nantinya apalagi mereka tambah dewasa merek bingung klo papa en mama mereka nggak mo ada yg mengalah….please mbak,saling mengampuni tapi dg TULUS,belajar untuk memaafkan walaupun BERAT,belajar untuk mendoakan baik suami/istri karena hanya dg KUASA DOA,dan ber IMAN Tuhan akan memberi jalan keluar yg terbaik buat mbak en mas dhany.
So,lebih baik sekarang belajar untuk saling menDOAKAN walaupun itu sulit sekali….
Coba untuk melihat segala sesuatu dg positif(ingat2 sweet memorynya mbak berdua jg sama anak)pasti semuanya akan berjalan dg baik lagi malah lebih baik dari yg dulu karena ada KASIH,MENGAMPUNI,MENDOAKAN,semoag Tuhan selalu memberkati usaha mbak berdua untuk jalan damai kalo itu yg terbaik tapi klo tidak bawa dalam DOA agar Tuhan beri hikmat bt mbak berdua untuk mencari solusi yg terbaik dari masalah ini.
Go Girl..do your best and God bless you always!
Groetjes uit Holland
(kapan show di holland mbak??pengen banget bertemu mbak jg may chan,salam manis dari fans mbak di Holland!
February 7th, 2008 at 04:26
semoga badai cepat berlalu… Salam TTM
February 7th, 2008 at 08:18
yg sabar ya mbak mai..mdh2 cepet selesainya….
jgn takut dech mbaknya cantik lg….hehehehe…
February 7th, 2008 at 08:23
Walaupun mba Maia gak kenal siapa saya, tapi saya akan tetap mendoakan Mba Maia kok
February 7th, 2008 at 10:22
Mbak Maia I Love U
February 7th, 2008 at 10:37
Mbak Maia,
Aku hanya ingin sedikit meminta mbak melihat mslhmu dari sisi lain. AKu ada alah seorang anak yg orang tuaku bercerai waktu aku masih SD. Jujur aja ayahku dulu adalah orang yg arogan bahkan nikah lagi sampai 2 kali. Bundaku lama2 tidak kuat dan akhirnya memutuskan untuk bercerai. Aku sebagai seorang anak yg orang tuanya spt itu merasa sangatlah tidak nyaman.Bagaimanapun aku yg seorang anak ini tidak bisa tidak sayang kepada orang tua, sejelek apapun dan sejahat apapun orang tuaku. Tidak mungkin memaksakan hatiku untuk membenci salah satu dari orang tuaku dan menyayangi lebih salah satu orang tuaku. Ada kalanya kita perlu berkorban sbg orangtua krn cinta kita kepada anak. bukankah cinta=pengorbanan diri untuk orang yg kita cintai? Untuk menghadapi orang yg keras, mungkin dengan kelembutan dan doa. Aku yakin suatu saat Mas Dhani akan nyesal dng apa yg dia perbuat saat ini. Cuma gak au kapan waktu itu tiba. Ayahku pun saat ini sudah menyesal dng apa yg dia lakukan sekitar 15 tahun yg lalu. tapi nasi memang sudah menjadi bubur. Saat ini dia sering tengok kami dan hal ini merupakan kebahagiaan tersendiri bagiku dan anak2ku yg merupakan cucu dia. Semoga pengalaman hidupku ini bisa menjadi pertimbangan mbak Maia untuk melangkah selanjutnya. Maaf mbak kl kesannya saya terlalu menggurui.
Salam,
Mario
February 7th, 2008 at 11:57
Tul mba! sekalipun sedih, pedih en perasaan ga enak lainnya emang hrs trus semangat..
semangat! semangat!! semangat!!! \(^-^)/
btw yg dukung mba byk bgt, ga cmn yg nulis comment aja
believe me, byk bgt
but emang hrs terus inget Tuhan, soalnya dukunganNya sempurna, en Tuhan jg sanggup mengubahkan hati
keep smile always
February 7th, 2008 at 12:58
Allow mbak,
aku fans banget ama mbak,
aku mau ikutan comment nih..
aku mendoakan smoga mbak ama mas Dhani ga jd cerai..
kalian itu pasangan yg hebat… sayang banget rasanya klo pernikahan kalian yg udh sepuluh tahunan mesti berakhir, sediiiih….
Apalagi liat Al, El & dul yg lucu & udh gede2.
Tetap semangat ya mbak…!!!
Jangan smpe melepaskan mas Dhani, jgn smpe keluarga kalian terpecah belah.
Aku doain smoga mas Dhani juga dibukakan hatinya utk tetep bersama mbak & anak2 smpe tua, jd kakek nenek, smpe hanya ajal yg memisahkan
Amien…
be strong!!!!
Love U
February 7th, 2008 at 13:02
mai..
inget pepatah yg mengatakan jika seseorang tengah menunjuk/menuduh kita sesuatu, itu sama dengan satu jari menunjuk kita tapi 4 jari lainnya mengarah ke dia (monggo dicoba posisi tangan menunjuk), yg berarti org tersebut sebenernya 4 kali lbh buruk dari yg dituduhkan kepada kita. Pasanganmu boleh saja mengatakan km tengah gila popularitas, laksana orang mabuk yg susah disadarkan. lha dia? dimana2 ada..klip dewi2…iklan dewi2…klip ratu (dulu)….launching album baru mulan di sctv…dll. Bukannya dia yg pengen populer ?!?
February 7th, 2008 at 13:39
mbak…sori sebelumnya..tapi aku tuh sebel banget sama dhani…sebetulnya (menurutku) dia tuh takut banget kehilangan mbak maia, tapi kegedean gengsi jadinya gitu deehhh…..
BTW, be strong, be tough, be patient….everything’s gonna be alright, then.
Peace
February 7th, 2008 at 15:13
sabar ya Mbak
tetap berkarya ,berusaha,dan berdoa….yakinlah bhw Allah tdk pernah tidur.
{{{{{{{{{{{{hugs}}}}}}}}}}}}}
February 7th, 2008 at 15:13
cayo maia
luv u…..
February 7th, 2008 at 15:37
mbak maia,
ada yg blg begini ” apa yg kau tabur itulah yg kau tuai”
jd kalo mbak maia sdh melakukan hal yg baik buat keluarga dan anak2, maka pasti mbak akan menabur hasil yg baik pula.
mungkin juga akan berlipat-lipat ganda hasilnya.
dan yg penting sabar ya mbak……
chayoo utk mabak maia…
February 7th, 2008 at 15:39
mba maia yang sabar ya,jgn nyerah,sebagai wanita yang punya banyak talenta dan cantik pula,saya percaya mba maia pasti selalu diberkati TUHAN YME.jgn pantang menyerah ya,….tapi aku heran tu hakim ga adil banget ya…..hal yang utama malah ga di masukin,…..jadi ikut emosi ni….
February 7th, 2008 at 19:01
dear maia,
benarkah cinta itu masih ada ? ambillah jarak, cool it off
pelan lalu yakinkan hati, jika ia memang masih cinta, mungkinkah ia akan menyakiti mbak ?
karena cinta seharusnya tidak menyakiti..
kalau memang sudah tidak ada , haruskah dipaksakan ?
stop hurting yourself, enough crying, enough smoking…
love will lead him back, if there’s one…
February 7th, 2008 at 19:10
mbak maia, sing sabar dunia tak selebar daun kelor
February 7th, 2008 at 20:09
Moga-moga rukun kembali deh mbak dengan Mas Dhani nya…. dan tercipta suasana keluarga Sakinah, Mawaddah dan Warrohmah…..
Khusus buat Mbak Maia moga-moga jadi istri Sholekha…..di kehidupan dunia dan akhirat….
Amin ya Robbal Alamin……
February 8th, 2008 at 02:33
mbak maia yg cantik, tadi saya baca di forum detik…ada yg bilang klo dhani dan mulan tuh udah beneran menikah ya??..malahan ada foto2nya..cuman sekarang masih dalam penawaran krn yg bersangkutan minta mahal atas foto2nya..
Jadi bentar lagi bakalan rame deh di infotaintment…
Duuh mbak maia yang tabaah ya…aku turut berdoa tuk mu…
February 8th, 2008 at 08:53
Mbak maia, jalanilah semua cobaan ini dengan ikhlas.Insya Allah mbak maia selalu memperoleh solusi yg terbaik.mbak maia,coba deh baca buku secret / videonya..inspiring sekali.Disitu dijelaskan bagaimana cara kita menyikapi setiap persoalan demi persoalan dalam hidup ini.Di video itu juga dijelaskan penjabaran secara ilmiahnya.Intinya kita harus selalu berpikir positif bahwa Allah pasti akan mengabulkan setiap permohonan hamba-Nya asalkan kita mau berserah diri untuk memohon pada-Nya.semoga ini bisa membantu mbak maia dan keluarga.
February 8th, 2008 at 10:00
Hallo Maia,
Suatu saat bojomu akan menyesali omongannya yang terkadang menyakitkan, arogan, dan sakenake dewe. wis tho sing sabar
Rasanya perlu proses yang panjang untuk menjadi keluarga yang harmonis dan romantis
Anda sudah menemukan jati diri, jalani hidup ini penuh tawakal, mumpung masih muda pupuk karir dan bina anak-anakmu agak sukses
Tanggung jawab mencari nafkah tidak harus dipikul oleh suami, sekarang istri harus ikut mencari nafkah untuk hidup yang berkwalitas terhadap keluarganya
Banyak yang simpati dengan Anda, Ambil hikmahnya saja.dari gonjang-ganjing ini
Wis yooooooooo, Insya Allah sukses
February 8th, 2008 at 10:07
mai lo yg sabar ya.. ntar biar gue yg ngadepin mas dhani emang org kaya dia hrs diksh tau gmn memperlakukan istri yg baik ya resikonya nikah ama penjahat kelamin ya gitu deh…sakit ati mulu
February 8th, 2008 at 10:49
Buat Dhani: 1) Sekiranya nanti orang menilai “wah Dhani melunak”, percayalah, anda tidak akan jadi hina karena mempertahankan keutuhan rumah tangga; 2) Be consistent, jika waktu mengorbitkan Maia anda menggunakan “kitab liberal”, jangan pula sekarang menilainya dengan menggunakan “kitab syariat”. Nggak akan ketemu benernya..
February 8th, 2008 at 11:17
sabar ya mbak yg cantik en plus..plus de…
apapun keputusannya nanti itulah jalan yg terbaik buat mbak.kita hanya mampu berusaha saja.
February 8th, 2008 at 11:22
sabar ya mbak
February 8th, 2008 at 11:29
chayo buat mbak maia!! orang yang sabar dan semangat, tentu nya akan mendapat point tersendiri di mana Tuhan YME..
February 8th, 2008 at 12:34
Sabar ya mbak…emang yg namanya perpisahan itu menyakitkan….tapi kalau emang itu harus terjadi yaa mo bilang apa…udah berusaha untuk mempertahankanya..tp Tuhan berkehendak laen….
yaa aku doain aja mbak semoga Tuhan memberi ketabahan buat mbak maia…..relakan dia bahagia dengan pilihanya….insya allah kalau dah ikhlas mbak maia akan lebih gampang melaluinya
February 8th, 2008 at 14:29
Sesama wong suroboyo sebenarnya aku ga rela kalau sampai keluarga mbak maia terpecah belah.
Kesabaran memang ada batasnya (karena kita masih manusia) akan tetapi dengan bekal doa dan ikhlas, Insya Allah segalanya akan terselesaikan.
Ojo sedih yo mbak…….., give your truly best smile for all.
Jgn simpan sedih itu dalam senyuman…………mbak harus kuat
February 8th, 2008 at 14:39
jangan cerai dunk mbak
maia dan dani kan org2 hebat tuh
pasti bisa deh melewati ini
February 8th, 2008 at 14:48
Dear mb Maia,
Yang sabar ya mb,
February 8th, 2008 at 14:55
Dear mb Maia,
Yang sabar ya mb, kasus kita sama, malah sidang perdana kami dengan mb juga sama waktunya. Anak saya 2 orang (laki dan perempuan) cuma bedanya suami saya memilih selingkuhannya dari pada saya dan anak-anak. Dia memilih menggugat cerai saya daripada berusaha memperbaiki hubungan, dunia emang udah terbalik.
Kasian ya dia? bukan kami yang patut dikasihani tapi dia. Dia yang akan kehilangan banyak. Jangan takut mb, yakin aja “one day….kebenaran yang akan menang”.
Ok ya mb, tetep tegar……be a supermowan and supermom.
February 8th, 2008 at 15:29
hallo mba maya aku fans mbak Maya dan mas Dani, sering saya melihat mbak maya di surpermama seleb concert sebagai komentator tentang aksi pangung, terus terang setiap kali saya melihat mbak maya di layar indosiar, kelihatannya kurang happy, tapi mbak maya selalu berusaha menutupinya.
mbak Maya, bentrok rumah tangga itu, sesuatu yang normal di mana mana, semua Bapak ibu yang berumah tangga pasti mengalaminya.
bagi saya mbak Maya jangan cerai dengan mas Dani kasihan Anak Anak, mereka membutukan bunda dan ayah hingga dewasa, seorang (IBU TIDAK BISA DI GANTI DENGAN ORANG LAIN) sejahat jahatnya ibu kadung tapi tidak sejahat ibu Tiri.
salam buat kru indosiar supermama seleb concert: mas Eko, Ruben, madan Ivan Gunawan dan bunda Hetty yang banyak humornya (Bunda Hetty wibawa) dan mama dalia.
Thomas Luis
dari Timor Leste
mobile +670 7278601, luis@un.org
February 8th, 2008 at 15:36
Mbak maia…sabar aja yaa….mudah2an mbak maia bisa ngelewatin cobaan ini dengan tabah…..aq salut sama mbak maia, jarang bgt aq denger di infotainment mbak maia menjelek2an suami…dan membeberkan kejelekannya…..padahal di sisi lain, pihak yg satu sedang heboh2 nya membeberkan semua kesalahan2 mbak….Ga papa mbak…..tetep berdoa dan ikhtiar……salut bgt liat mbak yg begitu tegar……Cayo mbak Maia………………..
February 8th, 2008 at 16:30
Mba maia, aku salut banget sama mba, mba tegar banget, semua itu adalah cobaan mba sabar yach, kalo kita sabar insa Allah , Allah akan memberikan yang terbaik…
Ganbate…
oh iya, besok aku mau beli album nya mau denger lagu2 nya aku suka banget sama lagu2 mba maia, dari ratu ke I, II dan mungkin duo maia nya aku mau denger ni, tapi kapan yach duo maia bikin album yang isi nya lagu2 duo maya semua..:D
semangattt..yaaaa
February 8th, 2008 at 20:48
Be Your Self,…
ada waktu untuk berdiam diri dan bertanya kepada diri sendiri
apakah semua yang anda lakukan ini sudah yang terbaik ?
February 8th, 2008 at 20:51
Sabar2…..
segala sesuatu indah pada waktu-Nya
February 9th, 2008 at 00:22
Teh maia… Kalau masih isa dipertahankan…pertahankanlah…
Kasihan anak2 Teh maia… jadi keluarga Broken Home sangatlah tidak enak dan sangat tidak membahagiakan, karena aku juga mengalaminya… CAYOO….!
February 9th, 2008 at 09:33
Yakin, pasrah & ikhlas aja ya mbak, Allah pasti akan berikan yang terbaik.
February 9th, 2008 at 10:00
Halo mbak…seberat apapun masalah mbak pasti mbak bisa menghadapinya.Tapi saya sarankan mbak jgn simpan kebencian kepada mulan ato dhani, karena hal itu membuat mbak sakit, jd yang rugi mbak maia sendiri.Biarlah mereka melakukan apa saja, tapi kehidupan mbak harus tetap berjalan, dan sayangi tiga jagoan kecil mbak.Hadapi semua dengan tenang dan senyum.Semua akan indah pada waktunya mbak…
February 9th, 2008 at 11:37
Dah lah mbak relakan aja model kaya dhani masih banyak. ganteng juga biasa. kaya … yang lebih kaya juga banyak. pemusik. kan dah bisa bikin lagu sendiri. ngapain pusing-pusing……………………..
aku siap lo menerima haa…………
February 9th, 2008 at 15:56
maia…
if i were you, i WOULD NOT accept dhani anymore for any reasons. coz i couldnt see something good in him. Dia bukan lagi manusia baik yg patut dijadikan imam keluarga. Lihatlah, ditengah konflik keluarga dia malah sengaja makin mangakrabkan diri dgn para wanita yg bukan muhrimnya. Pergi sana sini ke luar kota segala. Lelaki apa itu?! Maia, jangan korbankan hidupmu yg cuman sekali dan sesaat ini. Kenapa harus mengalah mengorbankan perasaan jika dengan memilih jalan yg lain(pisah) kamu bs lebih bahagia, hati tenang. Dhani menolak bercerai bukan karena masih mencintaimu, tp lebih kepada takut kehilangan hak asuh anak2mu. Buktinya dia sama sekali tidak menjaga perasaanmu, bahkan meletakkanmu selalu di posisi yg salah sementara si mulan jahiliyah itu selalu dilindungi dan dibela. Maia tolong pikir dua kali sebelum menyetujui perdamaian ini. aku pribadi tidak melihat niat tulus dhani untuk berdamai. Jangan sampai km lebih menderita setelah berdamai. Kadangkala kita memang harus merelakan sesuatu yg kita sayangi, tp percayalah itu semua demi meraih sesuatu yg jauh lbh baik lg. Peace..
So, saranku..BUANG AJA KE LAUT si dhani jenggot itu..
February 10th, 2008 at 06:54
Hallo Mbak Maia yang cantik,
setelah membaca comment dari temen-temen buat Mbak Maia, saya setuju dengan pendapat no. 11.
Ibu saya juga sering berkata bahwa pria keras itu tidak akan kena jika dikerasin lagi…karena pada dasarnya ayah saya juga bersifat keras (tapi ehmm…maap kata yah Mbak Maia, walau keras bapak saya tidak suka main perempuan)….tapi dengan kelembutan ibu, akhirnya setelah 30 tahun pernikahan ayah & keluarga ayah saya tuh sangat menghargai ibu saya, dan keluarga ayah mengatakan langsung bahwa ibuku adalah permata bagi ayahku…
saat kita menuai yang baik, percayalah Mbak Maia, bahwa Tuhan akan juga memberikan yang baik…
semoga kehidupan Mbak Maia boleh kembali ceria & berbahagia…itu sebagai harapan kami semua sebagai penggemarmu….
February 10th, 2008 at 08:28
Mbak…coba pertimbangkan dengan matang, pantaskah mbak menerima dhani kembali???Sakit yang mbak rasakan sudah terlalu dalam, aku ngerti banget yang mbak rasakan.Seandainya mbak kembali dengan dhani, luka di hati mbak enggak akan pernah hilang sampai kapanpun, karena mbak akan selalu teringat dengan perbuatan dhani yang menurut saya sangat keterlaluan.Kecuali dhani memang punya niat yang tulus untuk berdamai dan berusaha untuk mengasihi mbak dan anak2.Kalau dia punya niat tulus dia tidak akan mempermainkan perasaan mbak seperti sekarang ini bersama wanita2 yang tak tau diri itu. Sudahlah mbak…mulailah lembaran yang baru, aku yakin mbak akan lebih berbahagia jika mbak bersahabat saja dengan dhani. Pada saatnya nanti mbak akan berjodoh dengan orang yang tepat yang benar2 mengerti dengan mbak dan menyayangi mbak apa adanya. Jangan takut dengan ancaman2 dhani, karena itu semua hanya omong kosong saja. Jadi saranku pikirkan dengan tenang mbak, jangan sampai mengorbankan perasaan mbak. Kita lihat saja apa yang akan didapatkan dhani dengan wanita2nya itu.
Buat dhani kalau membaca coment ini, sadarlah…dengan umur kamu yang sudah tidak muda lagi, bukan masanya untuk bersenang senang dengan wanita yang bukan muhrim kamu. Apa yang kamu dapatkan dari mereka???Siapa yang akan merawat kamu setelah tua???Tidak akan ada yang menyayangi anak2mu seperti mbak maia. Jadi pikirkanlah kembali tindakan kamu. Saatnya kamu merancang masa depan kamu, berapa lama kamu tahan hanya bersenang senang??? Kalau kamu tidak jaya lagi, semua wanita2mu akan meninggalkanmu, tidak akan ada yang setia selain istrimu sendiri yang akan merawat kamu sampai tua. Anak2mu juga akan membencimu karena saat mereka besar nanti mereka akan tau siapa yang harus dibela.
February 10th, 2008 at 14:21
maia, bisa gak dhani suruh baca komentar yg panjang dari ammar alghifary di sini :
http://www.detikhot.com/index.php/detik.comment/tahun/2008/bulan/02/tgl/10/time/095838/idnews/891375/idkanal/228
suruh dia introspeksi. maap aja mai, gw cuih liat kelakuan dhani.
February 10th, 2008 at 17:18
iah luh dhani, ntar ditinggalin pas loe tua (kayak Edi Sud ditinggalin) baru tauk loeee….sekarang sih loe masih banyak duwit & agak kuat….nanti???????….
February 10th, 2008 at 17:48
gw baru aja baca. wah kayanya mba maia harus neeeeh suruh si dani ahmad baca
February 10th, 2008 at 18:11
mba maia resepnya apa seeh biar cantik kaya mba maia.
February 10th, 2008 at 18:16
gw setuju sama 152.
segala sesuatu indah pada pada waktu_Nya
February 11th, 2008 at 01:18
klo gwe cuma komentar,,artis skg bisa nya cuma kawin cerai doank,,mereka(artis) menikah bukan karena faktor ibadah kok tapi lantaran faktor nafsu setan(kesenangan seks semata).ini warning juga buat para cew cantik ato elek rupane,modis ato ndeso,bhw dalam mencari bojo(pacar),jgn terfokus pd penampilan semata carilah suami(pacar) yang mencintai kamu,menyayangimu,&bisa jd pemimpin keluarga,meskipun kamu tidak mencintai itu cow(suami).krn Gwe rasa lebih baik cew dicintai daripada mencintai.syukur2 keduanya atas dsr saling mencintai.krn kenyataanya banyak jg cew yang memilih mencintai cow walau pada akhirnya ditinggalin ato kena tipu cownya & dilain phk ada cow lain yang punya komitmen dan serius dengan itu cew malah ditolak.klo udh kebacut gni sapa yang merasa bodoh &salah.akhirnya skt hati sndr.ujung2nya mewek,hik3,ngejudge semua cow sama alias penipu,mrs apatis & paranoid.lbh parah lg klo udh ditipu luar dlm.klo emg dhani mencintai maia,knp dia tega menceraikan maia.apa yg dilakukan dhani karena dia punya segalanya,ingat dgn 3 TA:HARTA,TAHTA,kemudian WANITA.cerai itu resiko dari menikah mbak,dan putus resiko dari berpacaran.solusi dr gwe cm1 bwt maia,cari suami lg,dan lekas menikah,udh,beres!!!
February 11th, 2008 at 04:02
Selamat Malem Mbak Maia
Orang bilang jatuh cinta bikin dunia manis walaupun banyak masalah yang kita hadapi. Dengan berjalannya waktu saya tau bahwa jatuh cinta berubah sedikit demi sedikit menjadi cinta biasa.
Saya tidak bisa mengadili mana yang salah dan mana yang benar karena saya juga mempunyai pendapat yang sama dengan mbak maia kalau media membikin masalah yang sepele menjadi besar. Menurut saya kembalikan cinta pertama kalian yang pernah membara dan berusahalah melalui konsultasi keluarga untuk mencari jalan keluar dan yang paling penting ingat jangan pernah menyebut “saya yang paling banyak berkorban untuk anak2 atau saya yang paling banyak menyempatkan waktu untuk anak2 dsb.”
Mereka adalah hasil cinta kalian berdua dan itu yang kalian harus pertahankan.
Di negeri yang saya tinggal juga banyak orang tua yang bercerai dan anak2 adalah satu2nya korban dari keegoisan orang tua.
Satu pertanyaan saya untuk anda:
“PERNAHKAH ANDA BERTANYA KEPADA ANAK-ANAK ANDA APA PENDAPAT MEREKA JIKA MEREKA TAHU BAHWA ORANG TUA MEREKA SELALU BERTENGKAR ATAU INGIN BERCERAI?”
Jangan pernah berpikir bahwa anak2 masih kecil dan mereka tidak tahu mana yang terbaik untuk mereka sendiri. Mereka memang masih kecil tapi mereka juga punya perasaan tentang kedua orang tua mereka.
Kalau kalian benar-benar memikirkan anak-anak kalian coba cari solusi dan coba banyak berkomunikasi dan jangan pernah mengunakan kekerasaan atau omongan yang kasar untuk menemukan jalan keluar.
Saya harap juga Tuhan mau mendengar doa mbak Maia.
Salam,
Fenny
February 11th, 2008 at 04:33
maia .you the best.
February 11th, 2008 at 11:22
Jangan menyerah mbak maia…teruslah berkarya, buktikan bahwa wanita tidak selamanya harus terinjak-injak. Saya berharap Indonesia akan mengangkat mbak maia sebagai RA KARTINI kedua, karena mbak menentang wanita tertindas. Tidak selamanya wanita harus di rumah saja dan tidak boleh berkarya. Seharusnya dhani bangga punya istri seperti mbak yang bisa bekerja. Yang penting mbak bisa memperhatikan kebutuhan anak2. Dan saya yakin selama mbak bekerja perhatian kepada anak2 tidak berkurang. Jadi jangan menyerah ya mbak…
Oh iya…buat dhani terhormat, tidak selamanya istri harus di rumah urus anak dan urus rumah. Kalau semua suami2 berprinsip seperti kamu, setiap detik akan terjadi perceraian dalam rumah tangga. Karena kebanyak istri2 itu bekerja walaupun suaminya mampu memberikan penghasilan yang cukup.
Suami saya sendiri selalu mendorong saya untuk bekerja dan berkarya di luar rumah, padahal penghasilannya lebih dari cukup. Kalau saya tidak bekerja berarti saya bengong aja donk di rumah..
Jadi dlm rumah tangga harus menghargai, kalau dhani sering menjelek jelekkan istrinya berarti dia buka aibnya sendiri, kamu seharusnya jadi pelindung dlm keluarga, bukan seperti sekarang, kamu ceritakan kejelekan istri kemana mana. Katanya ingin istrinya seperti dalam syariat islam, kasih contoh yang baik donk…Emangnya kamu sudah jadi suami seperti dalam syariat islam???????????????????Suami yang baik tidak akan menceritakan kejelekan istrinya, baik itu benar ato tidak.
February 11th, 2008 at 12:44
Kesalahan sih pasti ada pada kalian berdua ya, yang kasihan sih yah pasti anak2nya yg ngga ngerti apa2… apa jadinya ya kalo anak2 mbak maia kalau sudah dewasa nanti, pasti punya ‘memories’ tersendiri…
Yah berdoa aja mbak, supaya bisa rembukan, dan saling introspeksi diri…
Marriage is a gift from God, please don’t trash it… pertahankan ya mbak!
February 11th, 2008 at 16:57
Halo..Bunda..
Ketemu lagi…
komenku sama seperti gril power…..
perjuangkan keluarga semampumu….
Aku wanita pekerja & anakku laki 2 semua…sama dong kita hehehe.
Tapi bgmnpun suksesnya karirku anakku& keluarga adalah malaikatku..perjuangkan itu. Mungkin Bunda sedang banyak teman share saat ini…yg kebanykan mereka single….cobalah share..kepada mereka yg sudah berkeluarga..dan tetap harmonis….dan mungkin dari kalangan artis..siapa tahu ada tips& trik…
Bunda bisa belajar dari kisahnya Hillary Clinton…yg sekarang sedang heboh..calonin jadi presiden…I vote 4 Hillary…& I vote for wanita tangguh..where ever they are..
lupakan orang ketiga,4,5,6 dlll…..Jika persoalan nanti sudah reda pasti orang keti3,4,5,6..pasti akan berlalu seperti angin lalu….
Dani is only for you & u’r children…
Fight..& terima dgn lapang dada..mengalah bukan berarti kalah kok..
Jika itu bisa dilalui…BUnda adalah termasuk..satu dari wanita tangguh..seperti Hillary, &wanita tangguh lainnya…
Sukses….& …fight 4 your happieness
February 11th, 2008 at 18:58
Mbak, I’ve been there, emang berat banget tapi mau ndak mau ya kudu dijalanin. Masalah anak yang jadi beban terberat dari perceraian, rasa bersalahnya itu loh, menikam di ulu hati..
February 11th, 2008 at 20:10
Mba Maia,
Yang sabar ya… Mudah mudahan besok ada pencerahan di persidangan dan semuanya menjadi jelas. Kalau memang jalannya harus berpisah, saya yakin Mba Maia pasti punya jalan untuk meredam efek perceraian buat anak-anak Mba.
February 12th, 2008 at 10:39
“Semua orang sukses punya kebiasaan melakukan hal-hal yang enggan dilakukan oleh mereka yang gagal.
Sebenarnya orang sukses merasakan pula keengganan itu, tetapi kekuatan tekad mereka mampu mengalahkannya.”
Albert E. Gray
Dear BUnda Maia….
hari ini di kantor pagi pagi aku buka presentasiku..eh nemu kata yg bagus…untuk bunda. Jadi jika ingin keluarga utuh..kita harus memperjuangkannya ..walaupun kita sudah “capek deh..”. Jadi jangan sampai gagal ya…..
Gak usah dipikirin suami mau kayak apa…tar tanggung jawab dia ama Tuhan. Bunda pikiran saja masa depan anak2.
Karena kelak kebanggaan orangtua adalah …..bukan dari harta yg dimiliki,..bukan dari nama besar yg sudah diukir, bukan dari sukses orang tuanya….tapi kebanggaan terbesar adalah……kita dapat menikmati hari tua..dengan melihat anak2 kita berhasil di bidangnya dengan jiwa yg utuh….karena itu prestasi orang tua dapat menjadikan seseorang dari kecil sampai…..menjadi orang berhasil
Congratulation 4 today ..BUnda…
see u
February 12th, 2008 at 10:44
Perceraian adalah suatu hal yang dibenci oleh Tuhan. Bahkan di satu agama ada perjanjian nikah “till death do us part” , sampai maut memisahkan.
Dalam Islam memang dibolehkan, tapi amat dibenci Allah. Apalagi sudah punya momongan, dalam hal ini 3 orang angel (anak dari Mbak ama Mas). Maka sepertinya keputusan cerai adalah amat sangat berat.
Jangan sampai three anget tsb jadi brokenhome. Segala sesuatu memang butuh pengorbanan, begitupula dalam hal ini, satu sama lain harus ada yang berkorban demi keutuhan rumah tangga, Semoga …
Salam,
Arif
February 12th, 2008 at 10:47
Perceraian adalah suatu hal yang dibenci oleh Tuhan. Bahkan di satu agama ada perjanjian nikah “till death do us part” , sampai maut memisahkan.
Dalam Islam memang dibolehkan, tapi amat dibenci Allah. Apalagi sudah punya momongan, dalam hal ini 3 orang angels (anak dari Mbak ama Mas). Maka sepertinya keputusan cerai adalah amat sangat berat.
Jangan sampai three angels tsb jadi brokenhome. Segala sesuatu memang butuh pengorbanan, begitupula dalam hal ini, satu sama lain harus ada yang berkorban demi keutuhan rumah tangga, Semoga … Amien.
Salam,
Arif
February 12th, 2008 at 11:07
Sing sabar yo mbak. tenang aja semua pasti akan selesai, yang penting jgn CERAI mbak kasian AL, EL, DUL. yang diingat mbok dulu pas pedekate n pacaran kan manis2 semua, masa cuman gara2 masalah sepele langsung cerai.
lam kenal yo mbak
February 12th, 2008 at 11:25
Wah..Bunda..emang hebat. TOP bgt.. teteup survive ya Bunda..
February 12th, 2008 at 12:04
Mbak Maia,
Sayasangat prihatin melihat kondisi rumah tangga mbak Maia dan mas Dhani. Jujur, saya sangat sedih ( kadang hampir mau nangis kalau melihat berita di media mengenai kehidupan mbak dan mas dhani, yang di ekspos seolah-olah berita kehidupan kalian menjadi konsumsi masyarakt umum). Sedih mbak . . . . Saya mau sumbang saran buat mbak maia, mudah2an bisa berkenan. Dalam kasus rumah tangga mbak dan mas dhani sudah terlalu banyak orang yang ikut campur, akhirnya sangat membuat tidak nyaman untuk usaha ke arah perdamaian. Mbak, coba jangan libatkan PENGACARA didalam usaha damai ini, kembalikan kepada diri mbak maia. Setiap saat saya mengikuti perkembangan berita mengenai mbak maia dan mas dhani lewat media elektronik maupun koran. Kehadiaran pengacara bukan membuat keadaan lebih baik, tapi justru lebih memperkeruh rumah tangga mbak, akhirnya perang pernyataan lewat media selalu ada. Kalau mbak butuh perantara, datanglah kepada guru agama, ulama atau para ahli yang lebih mengerti permasalahan mbak. Pengacara bukanlah ahli dalam menyelesaikan masalah, pengacara hanyalah profesi, dan bicara mengenai profesi ujung2nya adalah UANG. Saya sangat yakin bahwa MBAK MAIA masih punya cinta pada mas dhani, apalagi al, el dan dul. Mana ada anak yang mau orang tuanya berpisah, kalau ditanya ke mereka pasti jawaban mereka saat ini nggak keberatan, tapi nanti ? Mbak, kembalilah ke hati nurani mbak . . . seperti kata mbak EGP, yang penting rumah tangga utuh, anak-anak tumbuh sehat dalam 1 keluarga yang bahagia. Bukankah itu tujuan kita hidup ?
Simpati yang sangat mendalam buat kalian berdua . . .
February 12th, 2008 at 12:33
Mba Maia….tetap tabah ya. Saya hanya ikutin berita rumah tangga mba Mia dari detikhot saja, berhubung tidak tinggal di Indonesia. Terus terang komentar2/ucapan2 mas Dhani terhadap mba Maia amat sangat membunuh karakter/pribadi. Seharusnya suami harus bisa men-support istri nya bukan “membunuh” karakter istri. Apakah itu diajarkan dalam agama? Oleh karena itu mba Mia harus tegar…jangan terpengaruh oleh kata2 yang keluar dari mulutnya. Jangan sampai anak2 jadi seperti mas Dhani dari segi pendidikan, sopan santun, pergaulan. Apakah mas Dhani orang yang terpelajar seperti keluarga mba Maia? Kemungkinan enggak deh….
February 12th, 2008 at 12:52
Dear Mbak Maia,
Pasti smua yang diberikan Tuhan itu ada alasannya
Bisa jadi yang mnurut kita tidak baik, bagi Tuhan itu baik
Jadi… “Tetap Smangat”
Sperti di Lagu mbak yang “Emang Gua Pikirin” hihi
salam.
February 12th, 2008 at 14:25
Sebelumnya, aku sangat salut sama si Dhani, ketika dia mau bubarin RATU (dulu masih sama Mulan) klo mbak Maia ga nurut sama Dhani.
Aku sempat mikir ini baru namanya laki-laki, Ga perduli pada waktu itu RATU lagi booming, tapi dia tetep tegas dengan pendirian-nya walaupun harus ngorbanin sesuatu yang jelas2 sudah menghasilkan ketenaran & uang.
Tapi seiring perkembangan waktu, eh Aku baru tahu kalau Si Dhani ini ternyata seperti anak kecil, mau memanjakan “BURUNG” aja kok ribet - pake bawa2 syariat islam lagi.
Klo dia memang paham kemurnian dan kesucian Islam, ga mungkin Dhani akan bersifat kekanak-kanakan seperti sekarang ini.
Aku sendiri adalah seorang laki-laki, suami dari seorang istri, dan ayah dari 2 orang anak (2,5 thn & 4,5 thn).
Aku juga pernah punya keinginan dan fantasi kayak Dhani, tapi aku selalu ingat klo istri dan anak itu bukan hanya “Bagian” dari hidup-ku. Tapi mereka itulah “Hidup-KU”. jadi aku selalu berusaha keras agar gak sakitin hati mereka, karena aku juga ga mau nyakitin “Hidup-Ku” sendiri.
Banyak sekali cara yang lebih bernuansa kedewasaan dan Tanggung jawab, kalau kita mau berfikir lebih arif dalam menghadapin segala masalah yang muncul. tidak harus dengan emosi, mentang2 dan sok berkuasa.
Tanggung jawab disini termasuk juga tanggung jawab agar keluarga tetap utuh dan bahagia. Bagi seorang Laki2 yang berkeluarga, anak dan istri itu adalah satu paket dan ga bisa dipisah-pisahkan, harus selalu utuh.
Dan sebagai seorang laki2, Dhani harus bisa memahami makna “tanggung jawab” dalam arti yang sebenarnya dan menempatkan pada level yang paling atas dalam bersikap / bertindak.
Bahkan kalau ngomongin “Cinta” levelnyapun masih dibawah “Tanggung Jawab”.
Orang biasa gembar-gembor masalah cinta sampe ciptain lagu soal cinta, seolah-olah cinta itu segalanya. Tapi klo udah berkeluarga kita ga bisa ngomongin cinta melulu, cinta itu akan sendirinya terasa oleh tiap anggota keluarga kalau kita mampu memahami makna Tanggung jawab yang sebenarnya.
Semoga Keluarga Mbak Maia sama Dhani bisa tetep Utuh.
February 12th, 2008 at 15:40
Dear Mba Maia,
Sebenernya masih cinta ngga sama Dhani??? Kalo masih ada sedikit aja cinta…. go and get your husband back…… biar si tante gigit jari…..
February 12th, 2008 at 15:44
Maia…
Kalo’ memang cerai itu sakit… kenapa pula ngotot cerai.?
permintaan Dhani jadi Isteri sholehah khan bagus.??
tinggal nanti dibicarakan baik-baik…sambil guyon….ato cara yg lain…Insya Allah ada jalan….
Sholat Istiharah aja….
February 12th, 2008 at 15:55
hehehe mas Arif lagi mas Arif…lagi hehehe
peace……
iy mo ikut nimbrung neh….
cm mo comment sm si Schumi nih…
wah ente ngegampangin yg namany pernikahan nih….
gw yakin tante gw ini..pasti sangat ngerasain kepedihan lahhh
nga gampang maen cerai ajaa….lagian kn cerai ga boleh lho…
tante Maia dah pny anak lah dari si om bewok …
kesian jg kl anak2 nya dpt kondisi kaya gini….
duh tante kesian amat sih….mo cerai dosa…mo tetep pertahanin hubungan…si om gayanya kaya dewa…(yaaa iya lah kn dewa groupnya hehehe)
hmm kl saya pny usul nih tante mending pisah rumah dl aja…..
smp si om sadar lg….n in the meanwhile doain si om biar dia tobat …
yakin ama BIGBOSS diatas…pasti sayang ama anaknya yg berharap ama dia…
hehe
kebanyakan nih tante…..ntar ga dibaca lg hiihihihih
salam damai buat mas Arif n Schumi
February 12th, 2008 at 16:26
Mbak Maia,
Saya ikut prihatin dengan kisruh rumah tangga mbak. Setiap saat saya selalu mengikuti perkembangan berita mengenai kalian. Sebagai seorang muslim yang baik, sebaiknya mbak memikirkan kembali dan coba mencari solusi agar keluar dari masalah ini. Kalau jalan cerai, saya tidak setuju. Sebagai saran (kita sama-sama wanita, pekerja juga dan punya 3 anak), cobalah tinggalkan PENGACARA mbak, yang saya lihat selama ini bukan jalan baik yang ditempuh, tapi semakin mengkisruhkan persoalan yang ada. Tarik ulur syarat yang diajukan oleh mbak maupun pengacara Sheila Salomo, dkk, bukanlah solusi . . . PENGACARA adalah profesi, buntut dari semua itu adalah uang. Sebagai seorang muslim yang baik, apalagi mbak maia lahir dan besar di keluarga yang well educated, datanglah kepada yang berkompeten dalam masalah rumah tangga, seperti ulama atau kiay. Kembalilah ke hati nurani mbak . . . Tuhan tahu apa yang ada didalam hati mbak . . .Saya yakin mbak juga tidak mau cerai dari mas dhani. Masalah al, el dan dul yang menyetujui bapak ibunya berpisah, saya yakin bahwa itu adalah persetujuan yang terpaksa. Mana ada sih anak yang mau bapak ibunya pisah ? Tidak ada mbak . . .
Mungkin saya, mami Tita dan juga Pak Arief sangat tidak setuju dengan langkah yang sudah diambil oleh mbak maia, yaitu menggugat cerai suami . . . Tidak baik lho mbak . . ..
Salam hangat buat al, el dan dul . . ..
February 12th, 2008 at 20:18
Sabar mbak…aku support terus…yang penting trus berkarya n enjoy your life…kita masih muda….:)
February 13th, 2008 at 01:50
sbar aja dech mbak, yang penting musik-musik nya mbak mangkin tambah keren AbiEssssssssss……….
February 13th, 2008 at 12:12
sabar ya
mungkin ini suatu cobaan n ujian yg dkasih ma allah
dan suatu hari akan ada kebahagiaan utk mba maia.
walaupun saya ga tau apa permasalahan nya, tapi saya salut sama mba maia, kesedihan dan rasa kecewa tidak trliat dari raut muka mba maia. saya selalu melihat acara tv di indosiar, saya suka memperhatikan raut muka mba maia.seperti tanpa ada sesuatu hal.
semangat mba maia..egp (emang gue pikirin):)
February 13th, 2008 at 12:32
Mbak yang cantik, kuatkan hati, perlihatkan pada dunia bahwa wanita bisa kuat menhadapai arogansi “suami”. percayalah kebaikan dan kebenaran akan selalu datang baiknya dan datang benarnya. bravo maia….
February 13th, 2008 at 13:50
mbak Maia yg baik…
coba deh berdua inget2 lagi saat2 messra dulu, lakukan lagi berdua kayax dulu, krn seiring berjalannya waktu banyak rutinitas yg bisa bikin kita lupa untuk menyadari bahwa banyak yg telah berubah, yg seharusnya masih bisa tetap kita jaga kita lupakan dan akhirnya malah bisa merasa asing diantara berdua… mbak Maia berdua pasangan yg serasi, sekarang lagi masa ujian aja, passti bisa lulusss… salam ya mbak buat keluarga
February 13th, 2008 at 14:00
Mai, semoga kamu selalu diberi kekuatan dan ketabahan menghadapi semua persoalanmu. Tapi sejujurnya kalo diliat dari berita di media, sepertinya suamimu itu arogan / keras kepala banget ya en tidak menghargai istri seperti yg selalu digembar gemborkannya (sesuai dengan syariat agama). Aneh ya, masa seorang yang sangat patuh ama agama, tidak bisa berkomunikasi dengan istri sendiri.
Emang sayang sih kalo perkawinanmu sampe berujung perceraian, terlebih kamu udah punya 3 jagoan yang tampan-tampan. Dulu aku merasa kalo kalian adalah pasangan paling sempurna. Yang laki-laki tampan, mapan, yang istri cantik jelita, punya anak-anak yang sempurna. Nyatanya sekarang pada kisruh…. sabar ya, semua pasti ada jawabannya
February 13th, 2008 at 14:11
Sabar, tabah, dalam menghadapi cobaan yang sedang terjadi. Aku akan kirim doa untukmu.
February 13th, 2008 at 20:39
Aloooo dhani….hari gini nyuruh istri di rumah?????Kolot banget sih loe…???? Bagusnya loe hidup di zaman batu aja deh..di zamannua FLINSTONE, cuihhh…!!!!!
February 14th, 2008 at 11:49
sing sabar, sholat malam dan berdoa
February 15th, 2008 at 16:49
Dear Maia,
Saya mengikuti terus perkembangan hal ini, saya langsung aja ya, ndak basa-basi:
1. Jangan cerai dulu, masih banyak waktu utk cerai, kasih kesempatan dani untuk membuktikan komitmen-nya, lihat perkembangannya dengan tetap kepala dingin, siapa tau dia bisa berubah, skrng aja dia sudah berubah dan agak melunak toh, dengan tetap mengijinkan maia berkarir, padahal dulu ngotot supaya bubar. Rugi kalau cerai sekarang, suami direbut sama orang, anak2 terlantar, 10 taun perkawinan bukan hal yang sebentar, sayang sekali lho, kasih kesempatan lagi buat dani dan diri sendiri dan kemudian lihat perkembangannya.
2. Namanya orang laki2 (saya juga laki2), kalau namanya mau selingkuh ya bisa dimana-mana kalau dasarnya memang laki2 itu bejat. Jadi menurut saya, walaupun Maia minta supaya tidak ada lagi wanita di Repulik Cinta, kalau Dhani-nya emang bejat, percuma deh. Jadi menurut saya ndak usah ngotot dulu minta Republik Cinta terutama Mulan disingkirkan. Jangan kasih harga mati dulu. Yang penting damai dulu, lihat perkembangannya siapa tau dia berubah, kalau ternyata ndak berubah, baru di cerai dan tutup lembaran hidupmu dengan dani dan tidak usah diingat2 lagi.
3. Dani itu sekarang emosi, dan dia itu arogan (keliatan dari sifat2-nya dia yang suka gembar-gembor), kalau dia sms macam2 ndak usah dimasukkan hati, dia cuman mau menyakiti Maia aja, padahal mungkin didalam hatinya tidak seperti itu (bukan bela dani lho ya), tapi saya sendiri kalau emosi juga gitu apalagi kalau sudah meledak2, suka pakai kata2 PUAS!!! segala seperti dani, tapi sebenarnya dalam lubuk hati yang terdalam, saya menyesalinya.
4. CERAI itu gampang dan walaupun saya Katolik dan cerai dilarang, tapi saya tidak terlalu fanatik, kalau memang sudah menyakitkan sekali dan tidak mungkin, ngapain diteruskan.
5. Nah sekarang tinggal Maia sendiri, apakah mau memberikan kesempatan damai dulu untuk Maia sendiri dan Dhani, baru setelah kesempatan itu diambil dan ternyata tidak ada perbedaan-nya, barulah diputuskan CERAI.
Tapi siapa tau, ada perubahan, ini yang harus dipertimbangkan lagi, jangan dinilai sekarang, karena sekarang masih panas2-an, pasti penilaiannya adalah “Tidak ada perubahan”. Damai dulu, kemudian cooling down, trus dilihat setelah itu.
6. Intinya adalah, Jangan sampai apa yang kau putuskan hari ini kau sesali kemudian kalau belum berusaha semaksimal mungkin. Masih ada cara untuk memaksimalkan usaha yaitu dengan memberi kesempatan lagi. Tapi kalau ternyata setelah kesempatan itu sudah diambil dan ternyata tidak ada perbedaannya, maka putuskanlah DAN SETELAH ITU, DIKEMUDIAN HARI KAU BISA BERKATA SAYA TIDAK MENYESAL, KARENA SAYA SUDAH BERUSAHA SECARA MAKSIMAL. (MANUSIA BERUSAHA TUHAN YANG MENENTUKAN, JADI MANUSIA HARUS BERUSAHA SEMAKSIMAL MUNGKIN DULU, SUPAYA TIDAK ADA PENYESALAH DIKEMUDIAN HARI)
Begitu saja ya, semoga ini bisa menjadi masukan yang berguna, saya sangat tulus sekali memberi masukan ini, tidak untuk membela siapa2, karena kalian yang punya masalah dan hanya kalian yang tau sedalam apa masalah itu dan hanya kalian berdua yang bisa membuat masalah ini akhirnya akan menjadi apa, ujung2nya adalah CERAI atau DAMAI
Thx ya and good luck
February 18th, 2008 at 16:47
nget ya.. may, Tuhan tidak akan memeberi cobaan diluar batas kemampuan Kita…, pasti kamu dapat jalan yang terbaik….
February 18th, 2008 at 17:20
salam..
-mba bener mo cerai,klo menurut saya jgn dulu mba apa yg di katakan o/ ferdy di atas ada benarnya,emg seeh klo diikutin apa yg dhani omongin,tingkahnya mulan,nyebelin n nyakitin bgt,tapi klo mba sampe cerai si mulan itu akan tertawa mba,(aduh ga rela bgt liat keluarga mba itu pecah cuma gara2 si benalu itu mba)…
dhani itu ga konsekwen dgn ucapannya sekarang bilang iya besok bisa bilang engga,sebenernya klo saya liat dhani itu masaih sayang bgt mba maia,tapi dia itu gengsi,dan mencoba berbagai cara agar mba maia itu kesel,
mba banyak shalat malem ya mba..
saya doakan semoga dhani disadarkan,dan mulan di kembalikan ke habitatnya …
dan utk mba maia di berikan yg terbaik…
keep smile n cool…
salam buat al el dan dul…
February 18th, 2008 at 18:40
Mbak baca komen 11 ya…
Kami sayang mbak..
February 28th, 2008 at 11:59
aku melu ngeres ndelok nasib-2 sampean. Sing kuat ae yo mbak, mugo-2 ono dalan sing padang.
March 15th, 2008 at 12:07
Udah mba sabar aja,,
lagian si jenggot emang sok kecakepan ,,
mba cari aja yang lebih dari dia banyak kok,
dia mah kelewat cupu buat mba
March 19th, 2008 at 15:38
mbak maia…
sofie selalu doain yg terbaik,walopun yg terbaik itu kadang
menyakitkan, tp sofie yakin Allah SWT pasti akan memberikan
jln kluar & solusi..
sofie sayang mbak maia…
March 25th, 2008 at 00:19
Aq cm mw bilang :
bersabar aja mba tuhan telah menyiapkan rencana wat smw nya qo
April 3rd, 2008 at 20:48
sabaa……r ? sama mbak aku juga punya masalah kayak mbak,suamiku malah belain cwek yg udh menghina aku istrinya….kalau malam aku g bisa tidur kesel,benci….tpi dngan liat mbak maia aku coba tegar….aku bertahan krena ada anak2
April 26th, 2008 at 00:38
Maia,
You are a strong, talent, bless woman! You will pass successfully this cruel sesion of your life….Forgive Dhani and Jameela who have hurt you badly. “Walau pedih….as time goes by, it will cure your wounded heart, and at the moment…focus to God, your childrens, family, friends, career and do not let sad memories ruin your life! People will receive the qonsequences of their act….and it is not human who shall punish but there is God who sees your tears and your bleeding heart!
Go Woman!!!
May 10th, 2008 at 03:09
iki opo toh jeung sinta…. ngomong inggris wae ga becuss, wis ngomong jowo ae….. semantic or euphemism toh yoo bleeding heart tuh opo meneh??
hohohohohoho
May 26th, 2008 at 11:02
ASS WR WB, KATA DHANI JIKA MAIA GA MENUNTUT HARTA GONO GINI, PROSES PERCERAIAN AKAN CEPAT SELESAI KARENA DHANI AKAN SEGERA TANDA TANGAN. MAIA MENURUT KAMI IKUT AJA APA KATA DHANI KECUALI DENGAN ANAK HARUS DI BAWAH ASUHAN BERSAMA. MAIA MASALAH GONO GINI SERAHKAN SAJA SEMUANYA PADA DHANI, JADILAH WANITA YANG TEGAR DAN SABAR, KARENA SIAPAPUN YANG MENGAMBIL HAK ORANG APALAGI HAK MANTAN ISTRI MAKA HARTA ITU TIDAK AKAN MANFAAT DUNIA AKHIRAT. MAIA MULAI SEKARANG JANGAN KAU FIKIRKAN TTG MEREKA. MEREKA MAU SUKSES MEREKA MAU ANCUR MEREKA MAU KAWIN MEREKA MAU MAKIN KAYA DAN LAIN LAIN. TETAPI MAIA TERUSLAH BERDOA DAN BEKERJA YAKINLAH BAHWA ALLAH SAW TIDAK TIDUR. REZEKI KITA TIDAK AKAN TERTUKAR. SEMUANYA SUDAH DIATUR ALLAH YANG MAHA KUASA. BILA SEORANG MUSLIM PASTI MENGERTI TENTANG MANA YANG HAK DAN MANA YANG TIDAK, TERMASUK HARTA GONO GINI. SUAMI SAYA BILANG KALAU DIA JADI DHANI AKAN DIA BERIKAN SEMUA HARTA PADA MAIA TIDAK PERLU ADA GONO GINI DAN MAIA TIDAK BOLEH MENANGGUNG HUTANG KECUALI MASALAH ANAK KITA ASUH BERSAMA. OK MAIA TERUSLAH BERKARYA DAN BERDOA, SALAM DARI SUAMI SAYA UNTUK MAIA, KAMI DOAKAN KELAK MAIA MENDAPAT KEBAHAGIAAN LAHIR BATHIN MENDAPATKAN SUAMI YANG JANTAN DAN BERTANGGUNG JAWAB. AMIN.
June 2nd, 2008 at 13:16
kt sama mbk ak jg br ngerasain neh…………………………sakit bgt pdhl br 1thn nikah bojoku selingkuh. pdhl skrg ak da ad baby 4bln. kukasi kebebasan malah kebablasan. ak cuma bs sabar dan berdoa pikirku ak br diuji Allah…………………………………..
mungkin klo g ada babyku mending mati aj dr pd ngerasain sakit yg luar biasa ini. Ya Allah kuatin aku dan mbk maia buat ngejalani ini. mbk kt sama2 hrs menyemangati ya…………………………………….krn itu sedikit obat buat luka ini.
September 27th, 2008 at 15:18
Sebelumnya, selamat menjalankan ibadah puas mba Maia, dan selamat menjelang idul fitri.
Saya, mengucapkan selamat kepada mba Maia, dimana masalah yang selama ini yang dialami tentang keluarga akhirnya mendapat jalan keluar.
Sikap mas Dhani yang mungkin menurut saya arogan telah berhasil membuat masyarakat banyak menaruh simpati pada mba Maia (setidaknya itu menurut saya, selama mengikuti perkembangan infotainment).
Saya bukan orang yang pandai bicara, tapi saya hanya bisa bilang untuk mba Maia….
….terus berkarya, jangan pantang menyerah (i’m sure u did). Perjuangan mba Maia untuk anak-anak tidak sia-sia.
Saya juga dapat pelajaran dari cara Mba menghadapi masalah,
“Apakah anda sudah belajar?”
http://denozonline.wordpress.com/2008/05/01/belajar/